• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegrasi dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

PT Semen Indonesia Siapkan Tenaga Terampil, AKSI Rembang dan Pidie Diresmikan

  • 13 Mei 2017
  • 186 Pengunjung
PT Semen Indonesia Siapkan Tenaga Terampil, AKSI Rembang dan Pidie Diresmikan

REMBANG – Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Patdono Suwignjo meresmikan Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI) Rembang dan Pidie Aceh, di Rembang, Jawa Timur, Kamis (4/5/2017). AKSI Rembang berlokasi di Jalan Pemuda Km 3 di area Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTPSP-Naker) Rembang.

Peresmian akedemi komunitas ini  disaksikan oleh Komisaris Utama Semen Indonesia, Sutiyoso, Direktur SDM dan Hukum Semen Indonesia Agung Yunanto serta Direktur Utama Semen Gresik, Sunardi Prionomurti.  AKSI memiliki 3 progam pendidikan (prodi) yaitu prodi teknik operasi mesin dan peralatan industri, teknik perawatan mesin industri, dan otomasi perkantoran. Di setiap prodinya akan ditargetkan memiliki 30 mahasiswa dan memulai proses belajar pada September tahun ini.

Dalam sambutannya Patdono Suwignjo mengapresiasi berdirinya AKSI di Rembang yang diprakarsai PT Semen Indonesia.“Setiap tahun lulusan siswa sekolah menengah atas di Indonesia mencapai 2 juta, namun hanya ada 250-300 ribu yang dapat diterima di perguruan tinggi negeri dan sisanya di perguruan tinggi swasta. Dari data yang ada, kontribusi negara dalam penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri hanya 31 persen.  Sisanya perguruan tinggi swasta, sehingga pemerintah sangat terbantu dengan adanya AKSI ini,” ungkapnya.

Patdono menambahkan bahwa sejak tahun 2013 pemerintah telah menerbitkan 90 izin pendirian sekolah vokasi. Namun, hingga saat ini haya 50 sekolah yang berjalan, satu diantaranya AKSI. “Dari tahun 2013 pemerintah sudah menerbitkan izin vokasi. Hanya saja, saat ini masih di sekitaran 50 sekolah yang aktif, salah satunya ya AKSI ini. Lainnya tidak bisa berjalan, karena tidak memiliki kerja sama dengan dunia industri,” katanya.

Sementara itu, Direktur SDM dan Hukum Semen Indonesia Agung Yunanto mengatakan, melalui Semen Indonesia Foundation, Semen Indonesia telah mendirikan vokasi D2 Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI). “AKSI telah berdiri di Gresik tahun 2013 dan hari ini kami meresmikan AKSI di Rembang dan Pidie, Aceh,” ujarnya.

Pendirian fasilitas pendidikan itu, untuk mempersiapkan tenaga kerja di saat lulusan mendatang. “AKSI di Rembang ini didirikan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan keahlian terapan yang siap langsung diterjunkan ke dunia kerja,” paparnya.

“AKSI memiliki keunggulan tersendiri dibanding lembaga vokasi lainnya. Keunggulan itu di antaranya ialah laboratorium berupa pabrik semen yang dapat digunakan sebagai tempat praktik mahasiswa. AKSI juga telah bekerja sama dengan 15 perusahaan di bawah naungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai tempat praktik kerja lapangan para mahasiswa,” bebernya.

Dia melanjutkan, kehadiran AKSI ini mendapat sambutan positif dari dunia industri. Seperti di Gresik, banyak perusahaan yang telah siap mempekerjakan mahasiswa AKSI jika kelak mereka lulus. Ia juga mengutarakan, bahwa sebagai wujud tanggung jawab perusahaan terhadap dunia pendidikan nasional, AKSI nantinya akan didirikan di tempat pabrik yang beroperasi di tempat lainnya, seperti di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

  • 13 Mei 2017
  • 186 Pengunjung

Lainnya

Pencarian