• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegrasi dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

Wapres: Fungsi Universitas dan Lembaga Penelitian Sangat Dibutuhkan dalam Memajukan Teknologi

  • 12 Agustus 2017
  • 119 Pengunjung
Wapres: Fungsi Universitas dan Lembaga Penelitian Sangat Dibutuhkan dalam Memajukan Teknologi

Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 yang jatuh pada 10 Agustus 2017, pertama kalinya diselenggarakan di luar pulau jawa, tepatnya di Kota Makassar, yang terletak di salah salah satu provinsi dengan garis pantai terpanjang di Indonesia, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan.

Peringatan Hakteknas 2017 di Center Point of Indonesia Makassar ini dihadiri sekitar 500 undangan ini dengan ditandai dengan penekanan sirine secara bersama  dan peluncuran roket air dari kapal phinisi oleh Wapres Jusuf Kalla.  “Hari ini kita hadir di Hakteknas bukan hanya untuk merayakan, namun juga untuk menjaga terus semangat berinovasi,” ujar Wapres.

Wapres Jusuf Kalla mengatakan bahwa untuk menjadi negara maju dibutuhkan tiga hal yakni semangat, ilmu pengetahuan dan teknologi dan kedamaian. “Kedamaian sangat penting. Banyak negara kaya sumber daya alam hancur, jika tidak ada kedamaian,” ujar Wapres Jusuf Kalla.

Wapres menambahkan bahwa teknologi sangat penting untuk memberi nilai tambah. Negara-negara maju biasanya menguasai teknologi. “Teknologi memberi nilai tambah. Nilai tambah membawa kemakmuran. Teknologi ada karena adanya riset, “ ungkap Wapres.

Teknologi merupakan satu-satunya cara suatu bangsa untuk bertahan dari segala masalah. Wapres Jusuf Kalla mengatakan fungsi lembaga universitas dan penelitian sangat dibutuhkan untuk memajukan teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Apa gunanya kita punya banyak universitas dan lembaga penelitian jika kita terus berselisih soal teknologi. Ayolah para insinyur untuk bangkit demi memajukan bangsa kita, ” himbau Jusuf Kalla.

Tampak hadir sejumlah tokoh penting seperti Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menko PMK Puan Maharani, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, para Kepala LPNK, serta pejabat eslon I dan II dilingkungan Kemenristedikti.

Menko PMK, Puan Maharani, dalam sambutannya menghimbau agar dalam mengembangkan teknologi terus bersinergi dan berkoordinasi dengan Kementerian lainnya dalam meningkatkan hasil inovasi agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Jika tahun ini pelaksanaan Hakteknas berada di Sulawesi Selatan dan tahun depan akan dilaksanakan di Riau ini merupakan suatu peningkatan atau lonjakan inovasi kita agar menyebar tidak hanya di pulau jawa tapi juga di provinsi lain. Karena banyak sekali hasil inovasi anak Indonesia yang harus kita tingkatkan dan harus kita koordinasikan dengan Kementerian lainnya,” himbau Puan.

Puan menambahkan kegiatan Hakteknas setiap tahunnya bukan hanya kegiatan biasa namun dapat menghasilkan inovasi teknologi anak bangsa. “Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya acara ini. Selamat Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-22 terus berkarya dan bersama membangun bangsa Indonesia,” ujar Puan.

Menristekdikti Mohamad Nasir dalam laporannya optimis kalau inovasi teknologi anak bangsa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Hakteknas ke-22 diselenggarakan sebagai wujud apresiasi atas keberhasilan dan prestasi bangsa yang membanggakan di bidang iptek dengan lahirnya berbagai produk inovasi teknologi yang bermuara kepada eningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Menteri Nasir menjelaskan dalam rangkaian Hakteknas ke-22 dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan antara lain bakti teknologi tanam dan panen serentak varietas unggul padi “Sidenuk” dari BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dengan teknologi IPAT-BO di 24 Kab/Kota se-Sulawesi Selatan, penyerahan dan pemasangan kaki palsu 30 unit, penyerahan konverter kit bagi para nelayan. Selain itu ada Ritech Expo, talkshow, kegiatan jalan sehat di area car free day, side event, dan kegiatan ilmiah.

Sementara itu gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menyambut baik perayaan peringatan Hakteknas diselenggarakan di Kota Makassar. “Kami bangga Bapak Wapres, Presiden ke-3 BJ Habibie, Menko PMK Puan Maharani, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dan seluruh tamu undangan yang hadir, dan kami bangga Hakteknas diselenggarakan di luar pulau jawa pertama kalinya di kota Makassar setelah 21 kali diselenggarakan dipulau jawa,” katanya.

Tema Hakteknas ke-22 “Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan” dengan sub tema “Peran Sumberdaya Manusia dan Inovasi dalam Pembangunan Maritim Indonesia.” Tema ini sejalan dengan Misi Pembangunan Jangka Panjang Nasional yakni “Mewujudkan Indonesia Menjadi Negara Maritim yang Mandiri, Maju, Kuat dan Berbasiskan Kepentingan Nasional.

Pemilihan tema ini sebagai upaya mendorong terwujudnya Visi Pembangunan Poros Maritim Dunia yang dicanangkan Presiden RI dan merupakan cita-cita besar terhadap penegakan kedulatan ekonomi, pertahanan, dan keamanan wilayah NKRI.

  • 12 Agustus 2017
  • 119 Pengunjung

Lainnya

Pencarian