• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

Stadium Generale "Pluralisme Hukum Agraria"

  • 02 Mei 2018
  • 225 Pengunjung
Stadium Generale

Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Menyelenggarakan Stadium Generale "Pluralisme Hukum Agraria" dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama pada tanggal 2 Mei 2018. Acara dihadiri oleh Rektor Unwar, Guru Besar Hukum Agraria FH UGM, Prof. Dr. Maria Sumardjono, SH, MCI, MPA sebagai Narasumber, Bupati Bangli, Dekan FH Unwar, Ka. Lemlit, Ka. LPM, WD I, WD II, WD III, Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas di lingkungan Unwar, Kaprodi dan Dosen FH Unwar, dan seluruh peserta Stadium Generale FH Unwar.

Dalam sambutannya Dekan FH Unwar menyampaikan tema Stadium Generale ini mengambil permasalahan pada masyarakat diharapakan dapat memberikan inspirasi dalam meningkatkan pengetahuan tentang keanekaragaman agraria.
Indonesia memiliki kekayaan dan sumber agraria yang memiliki potensi besar. Potensi ini belum optimal digunakan oleh masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu tujuan dari acara Stadium Generale dengan menghadirkan narasumber yaitu tokoh hukum agraria yang sangat kompetitif dan kompeten di bidang agraria untuk memberikan wawasan tentang hukum agraria.

Di era Revolusi Industri 4.0 segala sesuatu harus dapat diakses dengan cepat sehingga masalah dapat diselesaikan cepat. Salah satu masalah yang saat ini banyak timbul adalah tentang investor. Sehingga sangatlah tepat dalam memberikan pluralisme hukum untuk kepemilikan dan hak tentang agraria yang harus diketahui oleh masyarakat.

Rektor Unwar dalam sambutanya menyampaikan rasa bangga kepada panitia karena mampu mendatangkan narasumber yang berkompeten pada bidang agraria. Saat ini masih banyak masalah agraria dan aturanya yang masih belum diketahui cara mengatasi oleh masyarakat. Masyarakat seharusnya perlu sosialiasi untuk hukum adat dan hukum negara yang mengatur tentang agraria.

Untuk mengatasi masalah agraria aturan ini perlu di sosialisasikan kembali kepada masyarakat. Harapanya para peserta Stadium Generale dapat mempunyai dan meningkatkan wawasan mengenai hukum agraria. Oleh karena itu manfaatkanlah waktu untuk mengikuti acara ini dengan sebaik mungkin.

Narasumber dalam Stadium Generale ini adalah Guru Besar Hukum Agraria FH UGM, Prof. Dr. Maria Sumardjono, SH, MCL, MPA dan moderatornya adalah Dr. I Nyoman Alit Puspadma, SH, MKn.

Stadium Generale membahas tentang Pluralisme Hukum Pertanahan meliputi tentang kajian Pluralisme Hukum Agraria, Relevansi Pluralisme Hukum Agraria, TAP IX tahun 2001 tentang PA dan PSDA, Dimensi Pluralisme Hukum Agraria, Hukum Adat sebagai Sebagai Sumber Utama Hukum Agraria, dan Reformasi Regulasi SDA kedepannnya

Tahun 2018 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama pada tanggal 2 Mei 2018. Acara dihadiri oleh Rektor Unwar, Guru Besar Hukum Agraria FH UGM, Prof. Dr. Maria Sumardjono, SH, MCI, MPA sebagai Narasumber, Bupati Bangli, Dekan FH Unwar, Ka. Lemlit, Ka. LPM, WD I, WD II, WD III, Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas di lingkungan Unwar, Kaprodi dan Dosen FH Unwar, dan seluruh peserta Stadium Generale FH Unwar.

Dalam sambutannya Dekan FH Unwar menyampaikan tema Stadium Generale ini mengambil permasalahan pada masyarakat diharapakan dapat memberikan inspirasi dalam meningkatkan pengetahuan tentang keanekaragaman agraria. Indonesia memiliki kekayaan dan sumber agraria yang memiliki potensi besar. Potensi ini belum optimal digunakan oleh masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu tujuan dari acara Stadium Generale dengan menghadirkan narasumber yaitu tokoh hukum agraria yang sangat kompetitif dan kompeten di bidang agraria untuk memberikan wawasan tentang hukum agraria. Di era Revolusi Industri 4.0 segala sesuatu harus dapat diakses dengan cepat sehingga masalah dapat diselesaikan cepat. Salah satu masalah yang saat ini banyak timbul adalah tentang investor. Sehingga sangatlah tepat dalam memberikan pluralisme hukum untuk kepemilikan dan hak tentang agraria yang harus diketahui oleh masyarakat.

Rektor Unwar dalam sambutanya menyampaikan rasa bangga kepada panitia karena mampu mendatangkan narasumber yang berkompeten pada bidang agraria. Saat ini masih banyak masalah agraria dan aturanya yang masih belum diketahui cara mengatasi oleh masyarakat. Masyarakat seharusnya perlu sosialiasi untuk hukum adat dan hukum negara yang mengatur tentang agraria.

Untuk mengatasi masalah agraria aturan ini perlu di sosialisasikan kembali kepada masyarakat. Harapanya para peserta Stadium Generale dapat mempunyai dan meningkatkan wawasan mengenai hukum agraria. Oleh karena itu manfaatkanlah waktu untuk mengikuti acara ini dengan sebaik mungkin. Narasumber dalam Stadium Generale ini adalah Guru Besar Hukum Agraria FH UGM, Prof. Dr. Maria Sumardjono, SH, MCL, MPA dan moderatornya adalah Dr. I Nyoman Alit Puspadma, SH, MKn.

Stadium Generale membahas tentang Pluralisme Hukum Pertanahan meliputi tentang kajian Pluralisme Hukum Agraria, Relevansi Pluralisme Hukum Agraria, TAP IX tahun 2001 tentang PA dan PSDA, Dimensi Pluralisme Hukum Agraria, Hukum Adat sebagai Sebagai Sumber Utama Hukum Agraria, dan Reformasi Regulasi SDA kedepannnya

  • 02 Mei 2018
  • 225 Pengunjung

Lainnya

Pencarian