Kuliah Umum dan Bedah Buku FH Unwar "Instrumen Hukum Lingkungan Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan"

Oleh : | Jumat, 23 Desember 2022 | Dibaca : 216 Pengunjung

Kuliah Umum dan Bedah Buku FH Unwar "Instrumen Hukum Lingkungan Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan"

Serangkaian menyambut Perayaan HUT ke-38 pada 27 Desember 2022, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa menyelenggarakan Kuliah Umum dan Bedah Buku yang merupakan Kerjasama FH Unwar dengan FH Universitas Brawijaya dengan tema “Instrumen Hukum Lingkungan Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan”, Jumat (23/12). Kuliah Umum kali ini dirangkai dengan kegiatan Bedah Buku yang dilaksanakan di Ruang Jaya Singha Mandapa FH Unwar. Materi Kuliah Umum diberikan oleh narasumber, Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, SH.,MS. (Guru Besar FH Universitas Brawijaya) yang dimoderatori oleh Dr. I Wayan Rideng, SH., MH., sedangkan, narasumber Bedah Buku “Pembangunan Investasi Penggunaan Tata Ruang” diberikan oleh Dr. I Made Pria Dharsana, SH.,M.Hum. (Dosen Tetap FH Unwar), yang dimoderatori oleh Dr. I Putu Swantara, SH.,M.Kn.

Dekan FH Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH.,MH., mengatakan tema Kuliah Umum “Instrumen Hukum Lingkungan Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan” sesuai dengan visi dan misi Unwar yaitu: bermutu, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing global tahun 2034. Instrumen hukum lingkungan sangat penting dalam mewujudkan pembangunan pariwisata berkelanjutan sebab lingkungan sangat berdampak kepada persoalan ekonomi, pelestarian budaya masyarakat, dan sumber daya alam dan lingkungan. Organisasi pariwisata dunia telah mengingatkan bahwa pembangunan pariwisata ini harus berkelanjutan yang mana harus ada 4 pilar yang harus diperhatikan diantaranya: harus adanya pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan, harus ada peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, harus ada pelestarian dan pengembangan kebudayaan, serta harus memperhatikan pelestarian lingkungan hidup. Apabila kelestarian lingkungan hidup tidak diperhatikan, maka akan berdampak pada pembangunan pariwisata ke depannya. Instrumen hukum lingkungan sangat penting dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan. “Saya berharap melalui kuliah umum dan bedah buku ini membawa marwah atau nuansa akademik di Fakultas Hukum Universitas Warmadewa semakin kondusif,” ujar Prof. Budiartha.

Prof. Nurjaya, mengatakan peran hukum lingkungan sangat penting dalam pembangunan kepariwisataan nasional berkelanjutan karena pembangunan kepariwisataan nasional erat kaitannya dengan kebijakan pembangunan nasional. Pembangunan periwisata nasional ini dibangun secara berlekanjutan sehingga upaya sadar dan terencana dari pemerintah untuk melaksanakan pembangunan nasional harus mensinergikan 3 kepentingan besar yaitu: kepentingan ekonomi, kepentingan keberlajutan ekologi (lingkungan hidup), dan kepentingan pelestarian pranata kehidupan sosial dari masyarakat masyarakat. Dr. I Made Pria Dharsana, mengatakan materi bedah buku “Pembangunan Investasi Penggunaan Tata Ruang” pernah dimuat di dalam notaris magazine. Dalam penanaman modal yang secara langsung atau investasi langsung menjadi bagian yang sangat penting bagi penanaman modal yang mana iklim investasi ini menjadi sebuah tawaran yang sangat baik bagi peningkatan daya saing Indonesia sebagai sebuah negara iklim investasi yang kondusif oleh karena itu, diharapkan materi bedah buku ini bisa menjadi literatur bagi mahasiswa, rekan-rekan notaris, dan masyarakat umum. [ds]

 



BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA