Pembekalan Materi KKBM XXVII FH Unwar

Oleh : | Kamis, 28 Maret 2024 | Dibaca : 99 Pengunjung

Pembekalan Materi KKBM XXVII FH Unwar

Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (warmadewa.ac.id) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa menggelar Pembekalan Materi Kemah Kerja Bakti Mahasiswa XXVII di Ruang Gunapriya Dharmapatni Mandapa 1 Lantai 4 Gedung FKIK Unwar pada Kamis (28/03/2024).

 

Kegiatan KKBM yang bertemakan "Memperkuat Ekowisata dan UMKM serta Kepedulian Lingkungan dengan Peran Mahasiswa melalui Pengabdian Masyarakat" menghadirkan narasumber Prof. Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, S.H., M.H., M.Hum., dengan materi Sosiologi Hukum dan Dr. Made Wiryani, S.H., M.H., dengan materi Hukum Lingkungan.

 

Ketua BEM FH Unwar Made Budiana menyampaikan jumlah peserta yang mengikuti KKBM XXVII yakni 286 mahasiswa dari semester 2, 4, dan 6. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk melahirkan mahasiswa peka dan mampu menghasilkan suatu karya nyata bagi masyarakat.  

 

Acara dibuka langsung Dekan FH Unwar Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., yang dalam sambutannya pembekalan ini sangatlah penting untuk diikuti sebelum turun ke lapangan mahasiswa harus siap dan mengetahui terlebih dahulu maksud, tujuan, serta situasinya. Dr. Jaya mengatakan kegiatan ini sudah sesuai dengan Visi Universitas Warmadewa yaitu berwawasan ekowisata yang diwujudkan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Seluruh mahasiswa harus berperan aktif terhadap lingkungan khususnya di masyarakat sekitar. “Jangan sampai kita datang ke desa, kita malah membuat masalah tapi justru kita datang ke desa bisa banyak belajar dan mendapatkan inspirasi dari masyarakat disana”, ungkapnya. Lebih lanjut, pihaknya juga berharap kegiatan KKBM ini berkolaborasi dengan fakultas yang mana dosen bersama mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat.

 

Diakhir sambutannya, Dekan FH Unwar berpesan agar mahasiswa nantinya dapat menjaga sikap dan perilaku saat berada di desa sehingga bisa membawa nama baik almamater. “Jangan sampai nama baik lembaga tercoreng gara-gara sikap dan perilaku adik-adik mahasiswa yang tidak cakap atau tidak sesuai dengan aturan. Untuk panitia agar bisa menjaga adik-adiknya disana karena panitia dan fakultas bertanggung jawab penuh saat peserta berada di desa”, pungkasnya. [dd]



BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA