• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berwawasan Ekowisata dan Berdaya Saing Global Pada Tahun 2034 - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-

Badan Penjaminan Mutu Universitas Warmadewa menyelenggarakan Sosialisasi Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)

  • 10 Juli 2020
  • 173 Pengunjung
Badan Penjaminan Mutu Universitas Warmadewa menyelenggarakan Sosialisasi Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)

Badan Penjaminan Mutu Universitas Warmadewa menyelenggarakan Sosialisasi Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Jumat, 10 Juli 2020 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar. Acara dibuka Rektor Unwar yang diwakili Wakil Rektor I Unwar, dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Wakil Rektor II dan III Unwar, Direktur PPs Unwar, Dekan dan Wakil Dekan I di lingkungan Unwar, GPM, serta Kaprosi di lingkungan Unwar. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 10, 13, 14 dan 15 Juli 2020. Dimana narasumber hari I yaitu Kepala BPM Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., dengan materi Sosialisasi Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal Unwar, Ketua LP3M Universitas Udayana Prof. Dr. Ni Wayan Sri Suprapti, SE.,M.Si., dengan materi Hubungan SPMI dengan SPME dan Implementasinya di Unud, dengan moderator Kabid. Penjaminan Mutu, BPM-Unwar.

Hari II diisi dengan pemaparan materi dengan topik Sosialisasi Instrumen Akreditasi Prodi (IAPS 4.0) oleh Kepala BPM Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., materi Penyusunan LKPS dan LED dalam IAPS 4.0 oleh Akademisi Universitas Udayana Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini, SS.,M.Hum., dengan moderator Kabid. Monev dan Akreditasi BPM Unwar Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, SH.,M.Hum. Hari III dengan narasumber yaitu Kepala BPM Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., dengan materi Kisi-Kisi Auditor, Akademisi Unud Prof. Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan, M.S., dengan materi Teori Audit Mutu Internal, moderator Kabid. Monev dan Akreditasi BPM Unwar Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, SH.,M.Hum.

Hari IV diisi oleh Akademisi Unud Ir. I Nyoman Budiarsa, MT.,Ph.D., dengan materi Praktik Audit Dokumen, dilanjutkan dengan pemateri dari akademisi Unud Prof. Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan,MS., dengan materi Praktik Audit Lapangan dan Teknik Bertanya, dengan moderator Kepala BPM Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP.

Ketua Panitia Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., pada sambutannya mengatakan Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang berfungsi menggerakkan sistem penjaminan mutu internal berupa proses penetapan dan pemenuhan standar pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stake holder memperoleh kepuasan serta kegiatan sistemik penjaminan mutu Unwar yang dilakukan secara otonom atau mandiri untuk merencanakan, mengevaluasi dan mengendalikan serta meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Rektor Unwar yang diwakili oleh Wakil Rektor I Unwar mengatakan  bukti dari mutu berjalan adalah berjalannya manajemen SPMI yaitu PPEPP. Tercapainya mutu ini dibuktikan oleh tercapainya standar yang ditetapkan yaitu standar SN Dikti sesuai dengan Permendikbud No 3 tahun 2020 tang terbaru dan standar yang kita tetapkan menjadi standar pendidikan tinggi. Yang kita miliki sebanyak 27 dimana 24 dari SN Dikti dan 3 merupakan standar plus yang terdiri dari standar sim T, standar kesejahteraan dan standar kemahasiswaan. Ia juga mengatakan audit di bidang pendidikan seharusnya tidak hanya satu tahun tetapi formatif yaitu agar frekuensinya diperbanyak kecuali penelitian dan pengabdian. Ia mengajak semua stake holder untuk bersama-sama membentuk budaya mutu karena mutu diukur dari daya saing untuk lulusan dan kinerja.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan sistem penjaminan mutu dalam institusi harus ada di garda terdepan dalam rangka bagaimana penjaminan mutu terlaksana dengan baik dan terstandar dengan baik di semua organisasi yang kita punya. Yang terpenting yaitu bagaimana penjaminan mutu ini benar-benar berkinerja dengan baik, tidak hanya berkutat pada pemahaman dan pengertian dokumen, tetapi bagaimana dokumen-dokumen yang diminta dalam proses penjaminan mutu ini dapat diaplikasikan. Output dan outcome bukan bagaimana dokumen itu ada tetapi bagaimana mutu itu terjadi.

Humas Unwar Melaporkan.

  • 10 Juli 2020
  • 173 Pengunjung

Lainnya

Pencarian