• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berwawasan Ekowisata dan Berdaya Saing Global Pada Tahun 2034 - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-

Kuliah Umum MIH PPs Unwar “Relasi Manusia dengan Lingkungan Hidup Berbasis Kearifan Lokal dalam Konteks Pandemi Covid-19”

  • 14 November 2020
  • 78 Pengunjung
Kuliah Umum MIH PPs Unwar “Relasi Manusia dengan Lingkungan Hidup Berbasis Kearifan Lokal dalam Konteks Pandemi Covid-19”

Tahun Akademik 2020/2021, Program Studi Magister Ilmu Hukum (Prodi MIH) Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) menerima mahasiswa baru sebanyak 55 orang. Untuk memberikan tambahan wawasan kepada mahasiswa baru, Prodi MIH PPs Unwar menggelar Kuliah Umum di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar pada Jumat, 13 Nopember 2020. Tema Kuliah Umum yang diberikan, yaitu "Relasi Manusia dengan Lingkungan Hidup Berbasis Kearifan Lokal dalam Konteks Pandemi". Narasumber yang dihadirkan, yakni Prof. Dr. Mella Ismelina F. Rahayu, SH.,M.Si., Guru Besar dari Universitas Tarumanegara Jakarta dan dimoderatori oleh Dr. I Ketut Kasta Arya Wijaya, S.H., M.H. Hadir pula Direktur PPs Unwar, Dekan FH Unwar, dan Sekretaris Prodi MIH PPs Unwar.

Sekretaris Prodi MIH PPs Unwar, Dr. Ni Made Jaya Senatri, SH.,MH., mengatakan konsentrasi Prodi MIH PPs Unwar adalah investasi dan agraria, sehingga materi yang diberikan selalu dikaitkan dengan konteks terupdate saat ini. Dimana, akibat pandemi Covid-19 lingkungan akan berdampak pada investasi dan bidang pertanahan. Khusus di Bali, dampak pandemi Covid-19 terhadap lingkungan lebih menekankan pada prinsip-prinsip kearifan lokal yang ada melalui konsep Tri Hita Karana. Sehingga, dampaknya tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat Bali. "Prinsip-prinsip kearifan lokal Bali inilah yang kami berikan kepada mahasiswa baru kami, sehingga mereka memiliki wawasan betapa pentingnya menjaga lingkungan dengan kearifan lokal dalam situasi apapun,"ujar Jaya Senatri.

Dikatakan, Kuliah Umum wajib diberikan dan diikuti mahasiswa baru. Apalagi, temanya lebih luas dari tema matrikulasi yang disesuaikan dengan konsentrasi prodi. Sehingga, wawasan mahasiswa baru akan lebih luas dan berkembang selama mengikuti perkuliahan nantinya. Direktur PPs Unwar, Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si., pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak terhadap semua aspek kehidupan masyarakat. Baik kehidupan sosial, budaya, ekonomi, termasuk lingkungan hidup yang mencakup lingkungan fisik, biologis, maupun lingkungan sosial, seperti hubungan manusia dengan manusia lain. Oleh sebab itu, harmonisasi hubungan manusia dengan lingkungan hidup menjadi penting mendapat perhatian bersama untuk dijaga dan dikelola dengan baik.

Apalagi, lanjut Sita Laksmi, bahwa di dalam kehidupan bermasyarakat dikenal adanya kearifan lokal (lokal wisdom), yaitu gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, dan mengandung nilai-nilai baik (positif) yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya. "Di Bali misalnya kita mengenal adanya Konsep Tri Hita Karana, yakni tiga hubungan harmonis yang menyebabkan kebahagiaan, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungan. Saya berharap dalam kuliah umum ini wawasan mahasiswa baru kami terus berkembang, terutama terkait dengan hubungan manusia dengan lingkungan. Apalagi, tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini,"pungkasnya.

Humas Unwar Melaporkan

  • 14 November 2020
  • 78 Pengunjung

Lainnya

Pencarian