• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

FKIK Unwar-PT. Sidomuncul Peduli Pengungsi Serahkan Bantuan Sembako di Rendang KARANGASEM

  • 25 Januari 2018
  • 489 Pengunjung
FKIK Unwar-PT. Sidomuncul Peduli Pengungsi Serahkan Bantuan Sembako di Rendang KARANGASEM

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa  (Unwar) bekerja sama dengan PT. Sidomuncul.Tbk menggalang kegiatan bakti sosial dengan menyerahkan sejumlah paket sembako kepada korban bencana erupsi Gunung Agung di Kecamatan Rendang,  Kabupaten Karangasem, Kamis (25/1/2018).
Bantuan trersebut dterima langsung Camat Rendang I Wayan Mastra. Camat Rendang I Wayan Mastra menjelaskan, warga yang mengungsi di Kecamatan Rendang tidak hanya berasal dari wilayah setempat, namun dari kecamatan lain di Karangasem yang masuk zona rawan bencara atau KRB III. “Pengungsi di Kacamatan Rendang mencapai 2. 745 jiwa, dari 4 dusun, di antaranya Temukus, Simpar, Tukad Belah, dan Angsoka,” kata dia.

Dalam kesempatan itu Mastra mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas perhatian FKIK dan PT.Sidomuncul atas kepeduliannya terhadap kelangsungan hidup warga terdampak erupsi Gunung Agung. Ia juga berharap bentuan tersebut dil aksanakan berkelajutan, mengingat erupsi terjadi hampir setiap hari. Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Bencana Gunung Agung Kapten Inf. I Ketut Sumendra, SH., menyampaikan, di Kecamatan rending total terdapat 39 titik pos pengungsian yang tersebar di Desa Pesaban, Nongan, Rendang dan Menanga.

Menurut dia, kebutuhan air bersih sangat urgen pascaerupsi. Untuk itu, ia berharap rencana bantuan pengadaan air bersih segera direalisasikan.  Jika tidak, ia mengaku khawatir kesehatan pengungsi akan terancam. “Apalagi cuaca sekarang tak menentu. Bisa rawan ken a penyakit,” sebutnya.Dalam kesempatan yang sama Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, SP.,FK., memaparkan, baksos yang dilaksanakannya itu memiliki sejumlah tujuan. Pertama, kata dia, untuk meninjau kegiatan mahasiswa Unwar yang sedang melaksanakan KKN di Desa Rendang.

Kedua, lanjut dia, sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat. “ Maka dibentuk tim KKN peduli bencana, kita melakukan suatu kegiatan juga untuk membatu korban erupsi,” ujar dia.Dia menambahkan, bantuan yang diserahkan berupa bahan kebutuhan bahan pokok, seoerti beras, minyak dan gula. Bantuan lain yang direncanakan berupa penyediaan air bersih dengan membangun sumur bor. “Tujuan kami agar pemanfaatan air beraih disini efis ien,” harapnya sembari menyampaikan pesan kepada mahasiswa bahwa pengalaman ini tidak sebagai kewajiban untuk formalitas di kampus saja, tapi menunjukkan peran bagi masyarakat. Lebih lanjut, dia berharap kondisi Gunung Agung segera kondusif, sehingga mayarakat bisa kembali ke rumah masing-masing menjalankan aktivitas seperti biasa dan saudara pengungsi diberikan kesehatan. “Mudahan-mudahan juga di tahap berikutnya kami segera realisasikan sumur bor itu,” pungkasnya.

  • 25 Januari 2018
  • 489 Pengunjung

Lainnya

Pencarian