• Selamat Datang di Website Resmi Universitas Warmadewa - Bermutu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Kepariwisataan - Jalan Terompong 24 Tanjung Bungkak, Denpasar, Bali, Indonesia - Email : info@warmadewa.ac.id - Telp. 0361-223858 - Fax. 0361-235073

SEMINAR NASIONAL UNWAR 2018

  • 30 Oktober 2018
  • 107 Pengunjung
SEMINAR NASIONAL UNWAR 2018
Universitas Warmadewa menyelenggrakan Seminar Nasional dengan tema "Pemanfaatan Tanah dalam Rencana Tata Ruang Wilayah dan Investasi untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Bali" pada hari Selasa, 30 Oktober 2018 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama. Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Bali yang diwakili kepala Bappeda Litbang Prov. Bali, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Rektor Unwar, WR I, WR III Unwar, para keynote Speaker, Ka. LEMLIT, Ka. LPM, Direktur beserta Sekretaris Pascasarjana Unwar, Dekan beserta WD dilingkungan Unwar dan yang mewakili, dan seluruh Peserta Seminar.
 
Dalam sambutannya Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana DAP & E., Sp. ParK., memberikan apresiasi positif untuk Seminar Nasional ini. Seminar ini membahas materi yang memang saat ini menjadi program utama pemerintah terkait dengan pemanfaatan tata ruang dan pertanahan. Dari salah satu sumber menyebutkan pada tahun 2016, terdapat dari 126 juta bidang tanah namun hanya 45 juta bidang tanah yang memiliki sertifikat. Untuk itu pemerintah menargetkan di tahun 2025 seluruh bidang tanah sudah memiliki sertifikat. Untuk merampungakan dengan cepat, Program ini dijadikan sebagai program prioritas bagi pemerintah. Seminar Nasional diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada audiens tentang problema pertanahan yang rumit. Selain itu Seminar Nasional inu juga menuntut kalangan akademik untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah Bali khusunya untuk akademisi yang ahli dalam bidang pertanahan dan pemanfaatan tata ruang. Timbulnya problema dalam pembuatan sertifikat dan pemanfaatan tata ruang disebabkan beberapa faktor yang bervariasi. Antara lain rumitnya proses pembuatan dan masalah imternal pemilik tanah. Sehingga keterlibatan semua pihak dan pemerintah dapat membatu program pemerintah tersebut.
 
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A. A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., menyampaiakan perancanaan tata ruang bagi Pulau Bali sebagai pulau wisata perlu mendapatkan perhatian khusus. Pemanfaatan tata ruang Pulau Bali setiap tahun mengalami perubahan akibat dari alih fungsi lahan. Lahan di Bali memiliki makna sebagai religius, sosial, dan ekonomi. Makna Religius yang merupakan tanah yang disakralkan dengan adaya pelinggih pada setiap bidang tanah. Makna sosial sebagai tempat tinggal dan memiliki makna ekonomi yaitu pemanfaatan lahan sebagai kepentingan bisnis. Pemanfaatan zonasi lahan untuk kepentingan bisnis harus tetap memperhitungan keseimbangan alam. Proses Komodifikasi ini yang menggeser makna tanah dari sosial religius menjadi sosial ekonomikus tanah bali harus perlu dijaga agar tetap menjaga Taksu Bali. Pertumbuhan manusia cepat dan pemanamfaatan tata ruang yang meningkat merupakan alasan untuk mempercepat refisi RTRW Daerah Bali agar Taksu Bali tidak hilang. 
 
Dalam sambutannya Wakil Gubernur Bali uang diwakili oleh Bappeda Litbang prov. Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra,S.Sos.,M.Si., yang sekaligus merupakan alumni Unwar menyampaikan saat ini Unwar sudah berkembang sangat pesat dengan banyak kemajuan. Hal ini dikarenakan perjuangan seluruh civitas Universitas Warmadewa. Dengan kemajuan ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum terbaik Unwar untuk memberikan sumbangsih dan partisipasi aktif dalam pembangunan Bali. Pemerintah Provinsi Bali memberikan apresiasi positif untuk seminar ini. Peran seluruh lembaga dan perguruan tinggi khusunya sangat diharapkan demi kemajuan Bali. Seminar Nasional ini diharapakan dapat menghasilkan data yang dapat dikaji untuk menjadi dokumen perencanaan yang akan disusun.
 
Pemanfaatan tata ruang Bali sebagai daerah pariwisata harus bersifat sustainable. Oleh karena itu penyelesaian permasalahan tanah yang kompleks harus dapat di inventarisasi untuk dicarikan solusinya oleh pihak ahli. Sehingga perlu ada pemikiran ilmiah dari para akademisi dengan kajian teknografik demi mewujudlan pariwisata yang sustainable. Selain itu yang menjadi prioritas program daerah Bali adalah pemerataan perekonomian di seluruh wilayah Bali. 
 
Acara dibuka dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Bali yang diwakili Kepala Bappeda Litbang Prov. Bali yang didampingi oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Rektor Unwar, dan ketua Panitia Seminar Nasional.
 
Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Keynote Speaker :
 
1. Wakil Gurbernur Bali yang diwakili oleh Kepala Bappeda Litbang Prov. Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra,S.Sos.,M.Si., dengan materi Kebijakan Pemanfaatan Tata Ruang Pembangunan di Daerah Bali dengan Pariwisata Berkelanjutan. 
 
2. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinso Bali sekaligus Akademisi Unwar, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., dengan materi Politik Hukum Komodifikasi Tanah di Bali.
 
3. Ka. LEMLIT Unwar sekaligus Akademisi Unwar, Prof. Dr. I Made Suwitra, SH., MH., dengan materi Model Pendaftaran Tanah Ulayat Desa Pekraman di Bali.
 
4. Akademisi Universitas Lampung, Dr. FX. Sumarja SH., M.Hum., dengan materi Optimasi Pemanfaatan Tanah dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. 
 
5. Ka. Kanwil DJP Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kanwil DJP Bali, Riana Budiyanti., dengan materi Pajak Daerah Pariwisata.
 
6. Akademisi FH Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr. Flora Pricilla Kalalo, SH., MH., dengan materi Kajian Hukum Penyalahgunaan Kewenangan apemerintah terhadap Pmeberian Ijin Pertambangan Bijih Besi Pulau Bangka
 
Yang dimoderatori oleh Dekan FH Unwar, Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH., MH.
 
Humas BAPPSIK Melaporkan.
  • 30 Oktober 2018
  • 107 Pengunjung

Lainnya

Pencarian