Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Acara Penutupan "Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme"

Selasa, 26 September 2017

Card image

Acara Penutupan Pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi Se Indonesia "Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme" pada hari Selasa, 26 September 2017 di Peninsula Island Tanjung Benoa Bali. Yayasan Kesejahteraan KORPRI Propinsi Bali diwakili oleh Wakil Ketua Yayasan dan Universitas Warmadewa diwakili oleh Rektor Unwar, WR I Unwar, dan WR III Unwar. Acara diisi dengan penampilan Marching Band Laskar Sri Ksari Warmadewa. Dengan membawakan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Garuda Pancasila.

Agenda untuk hari kedua 26 September 2017 adalah :
1. Acara Penutupan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Garuda Pancasila

2. Pembacaan Pernyataan Sikap (Deklarasi) Rektor oleh perwakilan Rektor. Adapun isi deklarasi antara lain:
1. Satu Ideologi Pancasila
2. Satu Konstitusi UUD 1945
3. Satu negara Republik Indonesia
4. Satu Semboyan Bhineka Tunggal Ika
5. Satu tekad melawan radikalisme dan intoleransi

3. Pidato sekaligus penutupan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo. Dalam sambutannya Presiden RI mengingatkan bahwa RI adalah negara besar karena penduduknya yang banyak dengan 17.000 pulau. Banyak Presiden negara lain yang kagum dan bangga kepada Indonesia karena keharmonisan warganya walapun tediri dari ribuan suku.
Saat ini sedang terjadi pergesekan Ideologi yg ingin menggantikan Pancasila. Mereka muncul dengan cara baru dan metode baru yang sulit untuk diketahui. Presiden sangat bangga sekali dengan adanya deklarasi dari seluruh pimpinan PT se Indonesia terhadap ideologi Pancasila. PT adalah sumber pencerahan, pesannya jangan sampai kampus-kampus jadi tempat penyebaran ideologi radikalisme dan terorisme. Agar rasa persatuan dan persaudaraan semakin kuat tetaplah selalu mejaga ideologi Pancasila. Untuk seluruh PT agar terus melakukan terobosan dibidang pendidikan yang inovatif. Agar pembinaan Ideologi Pancasila agar dimasukan dalam kurikulum agar bisa menanamkan bahwa keberagaman merupakan sumber kekuatan Republik Indonesia.

4. Acara ditutup dengan Doa.