Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Aplikasi Pengawet Alami Aloe Coating pada Buah Strawbery

Senin, 04 Juli 2022

Card image

Pemberdayaan PKK Desa Wanagiri melalui aplikasi Pengawet Alami Aloe Coating pada buah strawberry menjadi program pengabdian yang dilaksanakan oleh Dosen Fakultas Pertanian Unwar. Buah strawberry merupakan buah yang banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya yang khas dan khasiat buah yang banyak. Dalam proses panen, buah ini sering cepat membusuk apabila tidak langsung dimakan atau diolah. Buah yang cepat membusuk inilah menjadi masalah yang besar bagi petani strawberry. Melalui pengabdian inilah Tim Dosen beserta Ibu-ibu PKK Desa Wanagiri melakukan pembinaan dalam aplikasi bahan pengawet alami untuk buah strawberry.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si., menyampaikan kegiatan pengabdian ini merupakan lanjutan program sebelumnya di Desa Wanagiri, Sukasada, Singaraja. Pengabdian kali ini mengambil judul "Aplikasi pengawet alami Aloe Coating pada Buah Strawberry ".  Pada umumnya buah strawberry merupakan buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dikonsumsi yang mengandung banyak vitamin dan antioksidan, namun buah ini sangat cepat mengalami kerusakan selama periode pasca panen. Buah ini tergolong buah non klimaterik yang memiliki unsur simpan yang pendek dan mudah rusak. Kerusakan ini disebabkan secara mekanis, fisiologis, dan patologis. Buah strawberry memiliki masa simpan 1-2 hari pada suhu ruang dan 5-7 hari pada suhu 5°C. Dengan permasalahan ini Tim Pengabdian FTP Unwar melaksanakan pengabdian dengan memberikaan pembinaan untuk Pemberdayaan PKK Desa Wanagiri melalui Aplikasi Pengawet Alami Aloe Coating pada Buah Strawberry.

Perbekel Desa Wanagiri, Made Suparanton, SS., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Dosen dari Unwar atas pembinaan yang diberikan kepada ibu-ibu PKK Desa Wanagiri. Desa Wanagiri merupakan salah satu desa dengan destinasi wisata perkebunan. Saat ini 70 % masyarakat Wanagiri berkerja dalam sektor perkebunan. Melalui pembinaan ini dengan aplikasi bahan pengawet alami diharapkan mampu meningkatkan daya tahan hasil kebun masayarakat khusunya stroberi. Ke depan kelompok PKK ini juga mampu mengembangkan usahanya baik dari bidang pemasaran dan kualitas produk yang dihasilkan. Selain sebagai sektor pertanian, Desa Wanagiri juga dikenal sebagai destinasi wisata dengan wisata Air Terjun yang mungkin nanti dapat dikembangkan lebih lanjut melalui ide-ide cemerlang dari Akademisi Unwar.

Ka. LPM Unwar yang diwakili Sekretaris, I Ketut Selamet, SE., M.Si., menyampaikan bahwa program pengabdian yang dilaksanakan oleh dosen Unwar ini bertujuan untuk mengembangkan potensi yang ada di desa baik potensi SDM maupun SDA. "Keberhasilan dari pembinaan ini bukanlah hanya semata-mata peran dari Dosen, namun ini merupakan keberhasilan dari TIM PKK Desa Wanagiri yang selalu tekun dan semangat dalam belajar", tegasnya.  Potensi desa yang besar ini harus mampu dikelola oleh masyarakat desa baik pada sektor perkebunan, perternakan,  dan bahkan sektor pariwisata yang saat ini sudah mulai ramai dengan melandainya kasus Covid 19 di Bali. Ke depan kerjasama anggota PKK dan seluruh elemen masyarakat di desa agar tetap dijaga dan dikembangkan lagi guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa