Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

BANK SAMPAH SEBAGAI PROGRAM EKONOMI KREATIF.

Rabu, 29 Agustus 2018

Card image

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Warmadewa Tahun 2018 Desa Sumerta Kelod menyelenggarakan "Penyuluhan Program Bank Sampah Sebagai Program Ekonomi Kreatif " pada hari Rabu, 29 Agustus 2018 di Ruang Teater Unwar.
 
Acara dihadiri WR II Unwar yang mewakili Rektor Unwar, Narasumber Penyuluhan, Perwakilan Perbekel Desa Sumerta Kelod, Dosen Pembimbing KKN Desa Sumerta Kelod, Dosen Unwar, Unitas dilingkungan Unwar, BEM Unwar, BEM Fakultas dilingkungan Unwar, dan seluruh mahasiswa KKN Unwar Desa Sumerta Kelod.
 
Dalam Laporannya Koordinator Mahasiswa KKN Desa Sumerta Kelod, Ida Bagus Yoga Danu Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan KKN desa sumerta kelod yang dilaksanakan dengan bertemakan ekonomi kreatif. Desa dalam kota dengan segala aktivutasnya akan lebih banyak menghasilkan sampah. Banyak pemikiran masyarakat bahwa sampah hasil konsumsi masyarakat tidak ada gunanya. Sedangkan untuk masyrakat Di Desa Sumerta Kelod terdapat Bank Sampah dalam mengumpulkan sampah menjadi sesuatu yang menguntungkan. Program inilah yang kami angkat menjadi Program Ekonomi Kreatif. Segala jenis sampah apapun dapat disetor menjadi tabungan. Harapan dari program ini yaitu menanamkan prinsip ini kepada masyarakat khususnya mahasiswa Unwar agar mampu menerapkan Program Ekonomi Kreatif ini di Kampus.
 
Dalam sambutannya WR II, Ni Putu Pertamawati, SE, MM yang mewakili Rektor Unwar, sampah yang banyak dikenal adalah sampah yang dihasilkan dalam kegiatan manusia maupun sisa proses alam. Banyak sampah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia. Sampah apabila tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan pencemaran lingkungan, yang menganggu ekosistem manusia. Ekosistem yang baik sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Maka kita harus menjaga kualitas lingkungan kita. Sehingga sangatlah perlu ada badan yang mewadahi dalam pengelolaan sampah di masyarakat. Hal positif ditunjukan di Desa Sumerta Kelod ada Program Bank Sampah. Dengan program ini sampah bisa menghasilkan keuntungan. Kegiatan awal dalam mengolah sampah adalah mulai dari memisakan sampah organik dan anorganik. Sampah yg masih bisa digunakan perlu adanya kreatif dalam mengolahnya untuk menjadi barang yang berguna dan bermaanfaat.
 
Pengolahan sampah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampus Unwar ini agar bisa memberikan kenyamanan dengan lingkungan kampus yang bersih dan sehat. Unwar sudah mendapatkan penghargaan dari THK Awards. Oleh karena itu harus ada pemaksaan kepada seluruh civitas Unwar untuk menghasilkan lingkungan yang bersih dan sehat mulai dari memilah sampah. Sehingga Program Bank Sampah agar bisa mengajak mahasiswa mulai hidup bersih, sehat, dan mengahasilkan Program Ekonomi Kreatif di lingkungan Unwar.
 
Narasumber dalam Penyuluhan Program Bank Sampah ini adalah Ketua Yayasan bali Wastu Lestari Ni Wayan Riawati, SE. M.Si., 
 
Dalam penyuluhan tersebut Narsumber menyampaikan tentang kondisi sampah di Indonesia dan dampak sampah dalam pencemaran lingkungan, Pemaparan beberapa Bank Sampah yang ada di Bali, kondisi sampah di Bali dan keadaan TPA di Bali yang sudah overload, gerakan-gerakan dalam mengolah sampah, dan pemaparan tentang Program Bank Sampah.
 
 
Humas BAPPSIK Melpaorkan.