BEM Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Gelar Final Kompetisi Esai IV Nasional dalam Rangkaian Red Colony Law Fair VIII
Sabtu, 15 November 2025
Denpasar — warmadewa.ac.id
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Warmadewa menggelar Final Kompetisi Esai IV Nasional sebagai salah satu rangkaian utama Red Colony Law Fair VIII. Kegiatan yang mengangkat tema “Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” ini berlangsung pada Sabtu (15 November 2025) di Ruang Jaya Singha Mandapa, Fakultas Hukum Unwar.
Kompetisi diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, antara lain Universitas Warmadewa, Universitas Udayana, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Muhammadiyah Malang. Para finalis mempresentasikan gagasan inovatif mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dari perspektif hukum, ekonomi, sosial, hingga lingkungan.
Ketua Panitia, Ida Bagus Gede Nara Kusuma Adi Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa Red Colony Law Fair VIII dirancang sebagai program unggulan BEM FH Unwar yang berorientasi pada penguatan tradisi akademik mahasiswa.
“Kami mengangkat tema ‘Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Hukum dalam Pembangunan Berkelanjutan’. Program ini diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia,” ujarnya.
Adapun rangkaian kegiatan Red Colony Law Fair VIII meliputi:
-
Kompetisi Esai Hukum Tingkat Nasional
-
Hybrid Seminar Internasional
-
Kompetisi Debat Hukum Tingkat Nasional
Ketua BEM FH Unwar, I Gede Made Kirana Gautama, dalam sambutannya menekankan bahwa kompetisi ilmiah menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan.
“Dunia akademik tidak hanya membuat kita menjadi hebat dan pintar. Melalui kompetisi esai ini, kita belajar menyuarakan ide, menjawab persoalan, dan menawarkan solusi atas isu-isu yang berkembang. Kita tidak kekurangan gagasan, tetapi sering kekurangan ruang untuk menyampaikannya. Karena itu, ruang ini kami hadirkan,” tegasnya.
Dekan Fakultas Hukum Unwar, Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., membuka kegiatan secara resmi serta memberikan apresiasi kepada para peserta, juri, dan panitia. Ia juga menyoroti nilai historis Ruang Jaya Singha Mandapa yang terkait dengan Kerajaan Bali Kuno pada masa Raja Warmadewa.
“Selamat datang kepada Dewan Juri dan seluruh finalis. Kami bersyukur dapat menyelenggarakan final kompetisi esai tingkat nasional ini. Ruang yang kita gunakan hari ini memiliki nilai sejarah yang menjadi kebanggaan bagi kampus,” ujarnya.
Dewan Juri yang hadir terdiri atas:
• Endra Wijaya, S.H., M.H. (Universitas Pancasila)
• Yolanda Simbolon, S.H., M.H. (Universitas Atma Jaya Yogyakarta)
• Ida Ayu Cintiya Kencana Dewi, S.H., M.H. (Universitas Warmadewa)
Dekan FH Unwar juga menekankan relevansi tema kompetisi, mengingat kecerdasan buatan menjadi isu global yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Meski menghadirkan peluang besar, AI juga menimbulkan tantangan etika, keamanan, dan regulasi.
“Gagasan para finalis menjadi kontribusi penting dalam menjawab tantangan masa depan. Siapa pun pemenangnya, semua finalis adalah yang terbaik. Keberhasilan Anda mencapai babak final menunjukkan kualitas pemikiran dan karya yang unggul,” tutupnya.
Melalui penyelenggaraan Final Kompetisi Esai IV Nasional ini, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa menegaskan komitmennya dalam memperkuat tradisi ilmiah, mendorong kreativitas mahasiswa, dan berkontribusi pada pemikiran inovatif di bidang hukum dan teknologi di Indonesia.
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Kamis, 28 Agustus 2025
FH Unwar Gelar Semnas Reformasi KUHP Bersama Akademisi dan Praktisi Hukum
Kamis, 28 Agustus 2025