BMKG Goes To Campus, Edukasi Mitigasi Gempa dan Tsunami bagi Civitas Akademika Universitas Warmadewa
Selasa, 02 Juni 2026
Denpasar, warmadewa.ac.id – Universitas Warmadewa bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Bali menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Warmadewa. Kegiatan bertajuk BMKG Go To Campus ini berlangsung pada Selasa (2/6/2026) di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Universitas Warmadewa.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Direktorat Kerja sama, Humas, dan Kemahasiswaan Universitas Warmadewa, tim BMKG Wilayah Bali, Dekan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan dari berbagai fakultas, perwakilan unit kegiatan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan, serta mahasiswa Universitas Warmadewa.
Mewakili Rektor Universitas Warmadewa, Direktur DKHK Unwar, Dr. Agus Darma Yoga Pratama, S.S., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa edukasi mitigasi gempa bumi dan tsunami memiliki peran yang sangat penting, khususnya bagi mahasiswa yang diharapkan dapat menjadi agen penyebar informasi kepada masyarakat. Menurutnya, pemahaman masyarakat terkait langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa maupun tsunami masih terbatas.
“Sering kali kepanikan dan rasa takut justru menyebabkan risiko yang lebih besar ketika bencana terjadi. Oleh karena itu, edukasi mengenai tindakan yang tepat saat menghadapi gempa bumi dan tsunami perlu terus diberikan agar masyarakat dapat bertindak secara benar dan aman,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat menambah wawasan peserta sekaligus mendorong penyebarluasan informasi kebencanaan kepada masyarakat luas. Menurutnya, pemahaman mengenai mitigasi bencana merupakan pengetahuan dasar yang harus dimiliki setiap orang.
Sementara itu, perwakilan BMKG Wilayah Bali, I Ketut Sudiarta, S.AP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika Universitas Warmadewa atas partisipasinya dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Universitas Warmadewa sebagai satu-satunya Kampus Siaga Bencana di Bali memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Bali merupakan wilayah yang memiliki potensi risiko bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami. Oleh karena itu, pemahaman mengenai informasi kebencanaan yang valid serta langkah-langkah penyelamatan diri saat bencana terjadi menjadi pengetahuan yang wajib dimiliki masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, BMKG secara rutin dan berkelanjutan melaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga tercipta budaya sadar bencana dan kesiapsiagaan yang lebih baik.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai informasi gempa bumi dan tsunami yang disampaikan oleh Ika Sulfiana Putri, S.Tr., dari BMKG Wilayah Bali. Para peserta juga mengikuti simulasi kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi dan tsunami sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman serta keterampilan dalam menghadapi situasi darurat bencana.
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Jumat, 12 September 2025
FH Unwar Yudisium ke-80: Lahirkan 149 Sarjana Hukum
Selasa, 09 September 2025