Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Diseminasi dan Penutupan Program Matching Fund Unwar; Ciptakan Green Production dan Hasilkan Produk Kopi Zero Waste

Jumat, 09 Desember 2022

Card image

Program Matching Fund “Pengembangan Usaha Kopi Bumdes Terintegrasi Berbasis Green Production Universitas Warmadewa Tahun 2022” di Desa Wanagiri Buleleng resmi ditutup pada hari Jumat (09/12/22). Berbagai produk olahan kopi telah dihasilkan termasuk limbah dari biji kopi tersebut dimanfaatkaan untuk pupuk dan pakan ternak sehingga menghasilkan Zero Waste (Nol Limbah). Adapun produk yang dihasilkan dari matching fund Unwar Tahun 2022 yakni: Kopi Arabica Lini S795, Pakan Ternak dari Kulit Kopi, Edible Film (Bio Plastic), Pupuk Hayati, Pelet Pakan Ternak, dan Asam Cuka dari Kulit Kopi.

Ketua Tim Progran Matching Fund Universitas Warmadewa Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, M.P mengatakan bahwa dari 4 setengah bulan progran matching fund yang dilaksanakan di Desa Wanagiri ditemukan berbagai masalah yang menjadi pekerjaan yang barus diselesaikan oleh Tim. Utamanya berkaitan dengan perawatan pohon kopi dan pengolahannya yang mana hal tersebut membuat produktivitas kopi di Desa Wanagiri kurang dari rata-rata produksi kopi di indonesia dimana 1 hektar lahan menghasilkan 1,5 ton kopi sedangkan rata-rata produktivitas kopi di Desa Wanagiri masih dibawah 1 ton atau 700kg per 1 hektar lahan. Kedatangan Tim Matching Fund Unwar nampaknya memberikan angin segar bagi petani kopi dan juga bumdes setempat. Dari hasil penelitian dan uji coba yang dilakukan sehingga dapat menghasilkan kualitas kopi yang lebih baik dari sebelumnya. "Tim kami berhasil memaksimalkan cita rasa kopi arabica disini yang mengandung asam chlogenat yang lebih tinggi. Ini memiliki antioksidan yang tinggi sehingga baik untuk tubuh"ujarnya.  Selain itu, ia juga menuturkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan program yang dilaksanakan oleh unwar terlebih lagi diajarkan mengolah limbah dari kopi menjadi produk yang berguna. Selain fokus pada peningkatan kualitas kopi, tim MF unwar juga membenahi tata kelola lembaga desa dalam pelaksanaan hak pengelolaan hutan desa sebagai bentuk perlindungan dan keberlanjutan ketersediaan pangan di Desa Wanagiri.

Perbekel Desa Wanagiri Made Suparanton, S.S menyampaikan rasa terimakasih kepada unwar atas program matching fund yang telah dilaksanakan. Pihaknya merasa bersyukur masyarakatnya mendapatkan pengetahuan baru tentang perawatan dan pengolahan kopi pasca panen. "Masyarakat kami juga merespon mengapresiasi dengan baik berkaitan dengan program ini, apalagi pengelolaan limbah dari produk kopi. Kami mempunyai cita-cita untuk mengembangkan potensi ekowisata disini. Apalagi di dukung dengan daya tarik pariwisata alam tentunya ini akan menjadi nilai tambah"tuturnya.  Pihaknya berharap program ini dapat dilaksanakan berkesinambungan walaupun tidak dalam konteks Program Matching Fund.

Sementara itu Wakil Rektor I Universitas Warmadewa Ir. I Nyoman Kaca, M.Si mengatakan bahwa program macthing fund mampu menghasilkan banyak luaran khususnya tri dharma perguruan tinggi, yang pertama di bidang pendidikan. Ia mengatakan di bidang pendidikan mahasiswa yang ikut terjun ke masyarakat akan belajar untuk mengasah skill dan menggali masalah kemudian memecahkan. Selanjutnya luaran di bidang penelitian/riset dapat dihasilkan oleh dosen dalam bentuk artikel ilmiah, jurnal, bahkan buku. Yang terakhir adalah di bidang pengabdian, menurutnya hal ini akan memberikan manfaat yang sangat luar biasa bagi masyarakat Desa Wanagiri. Ia juga mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan produk kopi zero waste. Yang mana tidak ada limbah yang terbuang dalam pengolahannya "Terakhir saya berpesan, masukan dan input dari desa agar segera dicarikan solusi ini adalah bentuk "critical riview" bagi kota serta saya berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkesinambungan" pungkasnya. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan buku hasil macthing fund dan juga penandatanganan KSO antara Fakultas Pertanian Unwar dengan Desa Wanagiri serta Pengelola Bumdes setempat. [pp]