Dr A.A. Gede Wisnumurti memberikan ceramah kepada MHS Baru Unwar
Jumat, 31 Agustus 2018
PKKMB hari ke-2 diisi oleh ceramah oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., dengan materi "Spirit Sri Ksari Warmadewa" dan Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., dengan materi "Sistem Pendidikan Tinggi".
Kegiatan dihadiri Wakil Rektor III Unwar, Kepala Bappsik Unwar, Ketua Panitia PKKMB Unwar 2018, serta para Panitia PKKMB Unwar 2018
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wismurti pada kesempatan itu menyampaikan kebahagiaannya karena para peserta PKKMB kini telah menjadi keluarga besar Unwar. Dapat diketahui, Unwar telah menunjukkan prestasinya di tingkat nasional baik di bidang akademik, pelayanan, maupun kegiatan kemahasiswaan. Koordinator Kopertis Wilayah VIII kemarin saat memberikan ceramah menyatakan bahwa Unwar yang paling hebat di Kopertis Wilayah VII. Unwar menduduki ranking ke - 63 dari 4000 lebih perguruan tinggi di Indonesia. Prestasi ini tidak datang begitu saja, ini penuh perjuangan dan kerja keras. Itu muara dari proses yang telah dilakukan dari sarana prasarana, manajemen tata kelola, tri dharma perguruan tinggi dan manajemen kemahasiswaa. Ketua Yayasan berharap mahasiswa Unwar tidak hanya memiliki kompetensi di bidang teoritikal skill melalui kuliah yang terjadwal tetapi juga memiliki technical skill, kompetensi sesuai dengan apa yg disukai. Unwar memberikan ruang yang luas untuk menunjukkan prestasi dan ddkeunggulan dari mahasiswa didalam berkarya.
Wakil Rektor I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., dalam ceramahnya menyampaikan bahwa peserta PKKMB patut berbangga karena dari 4.857 pelamar awal, yang diterima hanya 3.135 orang. Sekitar 1.600 orang yang tidak diterima karena tidak memenuhi passing grade. Yang dikedepankan dalam PKKMB adalah olah pikir, olah rasa dan olah karsa, kalau dilihat sistem pendidikan di Indonesia berdasarkan UU Pendidikan. Para peserta yang ikut PKKMB ini merupakan hasil seleksi yang cukup ketat. Disampaikan juga oleh Wakil Rektor I Unwar adalah yang terpenting bukan tamat cepat, tetapi tamat tepat waktu. Tepat waktu adalah antar 3,5 tahun sampai 4 tahun.