Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Gelar Workshop Klinik Hukum Berbasis Empati dan Standar Global
Jumat, 24 April 2026
Denpasar, warmadewa.ac.id — Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) bekerja sama dengan Alumni Young Southeast Asian Leaders Initiative Professional Fellows Program (YSEALI PFP) menyelenggarakan Workshop & Live Simulation bertajuk “Menggagas Klinik Hukum Kampus Berstandar Global dan Berbasis Empati” pada Jumat, 24 April 2026, di Ruang Jayasingha, FH Unwar.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran Klinik Hukum sebagai jembatan antara pembelajaran akademik dan praktik layanan hukum bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Selain itu, workshop ini juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam mendorong integrasi Klinik Hukum ke dalam kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berbasis Satuan Kredit Semester (SKS).
Klinik Hukum tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga sebagai instrumen nyata dalam memberikan solusi hukum di masyarakat. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain belum optimalnya integrasi ke dalam kurikulum serta belum meratanya pemahaman mengenai peran dan fungsi Klinik Hukum di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kolaborasi ini, workshop dirancang sebagai ruang reciprocal exchange yang menghadirkan praktik terbaik pengelolaan Klinik Hukum dari perspektif internasional, khususnya dari Amerika Serikat, Filipina, dan Indonesia. Peserta juga dibekali keterampilan penanganan klien berbasis empati (compassionate lawyering) serta pendekatan trauma-informed dalam praktik bantuan hukum.
Workshop berlangsung selama satu hari penuh dan diisi dengan berbagai sesi, mulai dari pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga simulasi praktik (live roleplay). Adapun materi yang dibahas meliputi urgensi Klinik Hukum dalam pendidikan tinggi, integrasi ke dalam kurikulum MBKM, manajemen operasional berbasis standar global, serta teknik konsultasi klien yang efektif dan berbasis empati.
Dekan FH Unwar, Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting dalam memperkuat daya saing global institusi, khususnya dalam bidang pendidikan hukum berbasis praktik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, khususnya Bunga Siagian, S.H., M.H., yang dinilai telah menghadirkan perspektif internasional dalam pengembangan Klinik Hukum berbasis empati. Turut hadir sebagai narasumber tamu dari Amerika Serikat, Atty. Elysia Prendergast-Jones, Esq., MBA, MA, serta Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Udayana. Hadir pula dr. Ni Wayan Diana Ekayani, MHPE, FFRI yang memberikan pandangan strategis terkait integrasi Klinik Hukum dalam kurikulum MBKM, serta Dr. I Made Arjaya, S.H., M.H., yang berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan ini.
Sebagai tindak lanjut, pada hari berikutnya peserta terpilih akan mengikuti simulasi praktik langsung di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Women Crisis Center yang dipimpin oleh Ni Nengah Budawati, S.H., M.H. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman praktik nyata dalam penanganan kasus, khususnya yang berkaitan dengan kelompok rentan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan komitmen awal dari pimpinan fakultas dalam mengintegrasikan Klinik Hukum ke dalam sistem pembelajaran, meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam memberikan layanan hukum, serta mendorong penguatan layanan konsultasi hukum pro bono bagi masyarakat luas.
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Kamis, 28 Agustus 2025
FH Unwar Gelar Semnas Reformasi KUHP Bersama Akademisi dan Praktisi Hukum
Kamis, 28 Agustus 2025