FE Unwar Gelar Kerbaksos di Pura Dalem Tanjung Bungkak
Senin, 16 Oktober 2017
Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) menggelar Kerja Bakti Sosial (Kerbaksos) Mahasiswa Baru Kelas Reguler B Tahun Akademik 2017/2018 di Pura Dalem Tanjung Sari Desa Adat Tanjung Bungkak, Denpasar, Minggu (15/10). Kerbaksos yang mengangkat tema “Melalui Dharma Pengabdian Kerbaksos Kita Implementasikan Semangat Tri Hita Karana” ini diawali dengan persembahyangan bersama di pura setempat. Selanjutnya dilakukan kegiatan mareresik (bersih-bersih, red) di areal Pura Dalem, serta penyerahan bantuan berupa 4 bak sampah dan 40 tanaman hias yakni bunga pucuk arjuna dan puring.
“Di dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, ada pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Jadi, Kerbaksos ini merupakan implementasi dari pengabdian masyarakat,” ujar Wakil Dekan I Bidang Akademik FE Unwar, Nengah Seri Ekayani, SE.,Ak.,M.Si.,CA didampingi Ketua Pengelola Reguler B FE Unwar, Drs. I Wayan Arjana, MM. Seri Ekayani menambahkan, Kerbaksos diikuti 269 mahasiswa baru kelas Reguler B angkatan 2017, serta 102 dosen dan karyawan. Reguler B merupakan kelas untuk mahasiswa yang umumnya sudah bekerja. Untuk mahasiswa baru dari kelas Reguler A yang jumlahnya 1056 orang, sebelumnya sudah mengikuti Kerbaksos di Pura Sakenan. Tri Hita Karana diangkat menjadi tema lantaran mengandung makna keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam. Dengan melaksanakan Kerbaksos diharapkan antara mahasiswa, dosen dan Krama adat bisa saling bergotong royong dari aspek pawongan. Kemudian untuk palemahan, diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih. Selama ini, pihaknya juga rutin ngaturang ayah apabila ada upacara agama di Pura Dalem Tanjung Sari untuk aspek parahyangan.
“Visi misi Fakultas Ekonomi, khususnya adalah berwawasan lingkungan pariwisata. Harapannya nanti desa adat Tanjung Bungkak ini menunjang program pemerintah di bidang kepariwisataan, yang paling real itu kan kebersihan,” jelasnya. Selain menjaga kebersihan, lanjut Seri Ekayani, adat istiadat juga harus tetap ajeg. Hal ini tidak hanya berlaku di desa adat Tanjung Bungkak, tapi juga seluruh desa adat di Bali. Dengan demikian, wisatawan domestik maupun mancanegara tetap berkeinginan untuk datang ke pulau Dewata. Mengingat Unwar berada di lingkungan desa adat Tanjung Bungkak, sudah menjadi kewajiban bagi pihaknya untuk turut mengawal kebersihan, adat istiadat, hingga pengembangan desa dari aspek ekonomi.
“Khususnya ekonomi, digalakkan kewirausahaan. Diharapkan kolaborasi antara mahasiswa, inkubator bisnis, bergabung dengan pengusaha-pengusaha kecil yang ada di lingkungan Tanjung Bungkak. Nanti tanggal 19 sampai 21 Oktober ada Gema Kreativitas Keluarga Besar Ekonomi, kita akan mengundang pedagang kaki lima di Tanjung Bungkak untuk ikut meramaikan acara itu,” paparnya. Bendesa Adat Tanjung Bungkak, I Ketut Sueden mengapresiasi positif gelaran Kerbaksos dari FE Unwar. Terlebih dalam kegiatan ini, mahasiswa sekaligus menerapkan konsep Tri Hita Karana melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Disisi lain, civitas akademika Unwar termasuk Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali yang menaungi perguruan tinggi swasta ini juga selalu hadir berdoa dan memohon petunjuk kepada yang berstana di Pura Dalem.
“Kalau Universitas Warmadewa dari awal terbentuk memang selalu ada kaitan dengan Desa Adat Tanjung Bungkak. Terutama masalah Parahyangan karena di Unwar memiliki Sekaa Pura Dalem Tanjung Sari,” ujarnya. Sueden berharap, Unwar kedepan tetap mempertahankan eksistensinya di masyarakat. Terutama dalam mencetak mahasiswa menjadi generasi penerus yang berkarakter dan memenuhi harapan masyarakat Bali. (ad)
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar dan Yayasan Kota Kita Gaungkan Kolaborasi Kota Berkelanjutan lewat USF ke-11
Jumat, 10 Oktober 2025