Fisip Unwar Gelar Lomba Mading Tingkat SMA/SMK se-Bali
Rabu, 14 November 2018
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Warmadewa (Unwar) menyelenggarakan Lomba Mading tingkat SMA/SMK se-Bali serangkaian Badan Kekeluargaan (BK) Fisip Unwar yang ke-34 dengan tema "Kontestasi Politik 2019" di Ruang Kuliah Fisip Unwar pada Sabtu, 10 Nopember 2018. Lomba Mading diikuti oleh 7 tim SMA/SMK se-Bali yaitu dari SMK N 1 Bangli, SMA N 1 Mengwi, SMA N 2 Denpasar, SMA N 1 Pupuan, SMK Pariwisata Harapan, SMK Kesehatan Bali Mandara, dan SMA N 1 Kuta Selatan.
Adapun aspek penilaian meliputi :
- Teknik dan kesesuaian isi mading dengan tema dan judul
- Kelengakapan isi
- Ide atau gagasan
- Komunikatif, Informatif, dan Edukatif
- Sistematika penulisan
- Kelugasan berbahasa
- Artistik dan kreatifitas
Dekan Fisip Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si mengatakan dengan dilaksanakan kegiatan Badan Kekeluargaan ini merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk merayakan bertambahnya usia Fisip Unwar yang ke-34 , serta memperkenalkan Fisip Unwar dikalangan masyarakat dengan harapan bisa menambah rasa kekeluargaan antar alumni, dosen dan pegawai maupun yang masih mengenyam pendidikan dilingkungan Fisip. Lomba mading yang sedang dilaksanakan ini adalah salah satu bentuk pelaksanaan BK Fisip Unwar, adapun kegiatan lainnya seperti Tirta Yatra, Lomba Essay Mahasiswa Nasional, Kuliah Tamu, Bakti Sosial, Pengabdian Masyarakat, Lomba dilingkungan Kampus, dan Malam Puncak BK Fisip Unwar ke-34.
Lomba Mading ini bertema "Kontestasi Politik 2019" dimana para generasi muda atau generasi milenial agar lebih bisa mengenal para calon pemimpin yang akan dipilihnya nanti, diharapkan dengan adanya lomba mading ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi kaum muda/milenial sebagai penerus bangsa mendalami/ikut berpartisipasi dalam dunia politik. "Saya selaku pimpinan di Fakultas mengucapkan selamat berlomba untuk para peserta, tunjukkan kreasi dan ide-ide kalian, dan berikan yang terbaik.", tandasnya.
Salah satu Dewan Juri mengatakan para peserta lebih mengambil tema Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif dan menonjolkan berita hoax yang lagi marak dalam pemilihan presiden. Mereka juga menggabungkan peran partai politik dalam mencetak kadernya untuk menjadi anggota legislatif agar tidak hanya sekedar janji politik dalam kampanye akan tetapi mereka harus menyerap aspirasi rakyat. Adapun peserta yang lebih menonjolkan tentang Pilpres yang diikuti oleh dua pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi, keduanya ditampilkan dalam bentuk pamflet dengan masing-masing no urut pasangangan yakni no urut 1 dan 2. Mereka berharap kedua calon ini aat terpilih jangan hanya memperhatikan kalangan atas akam tetapi juga memperhatikan masyarakat kalangan bawah.