Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

FKIK UNWAR TUAN RUMAH RAKER AIPKI WILAYAH V

Sabtu, 06 Agustus 2016

Card image

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ( FKIK) Unwar dipercaya sebagai tuan rumah rapat kerja (raker) pimpinan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia Wilayah  V . Raker dibuka, Jumat malam ( 5\8) lalu. Raker diikuti 40 pimpinan anggota AIPKI Wilayah V  yang terdiri dari 14 perguruan tinggi yang memiliki Pendidikan Kedokteran di Jatim, Bali, NTB, NTT dan Sulawesi berlangsung hingga Sabtu sore ( 6\8) kemarin. Dekan FKIK Unwar,dr. I Gusti Ngurah Anom Mhurdana, Sp.FK., mengaku sangat berbahagia dipercaya sebagai tuan rumah raker AIPKI, sebabFKIK Unwar termasuk  FK termuda di Wilayah V. Bahkan menjadi fakultas termuda dari tujuh fakultas di Unwar. Dia berharap dengan menjadi tuan rumah bersama FK Unud, FKIK Unwar banyak berkiprah dalam kegiatan kedokteran di Wilayah V dan tingkat nasional. Di raker tersebut banyak dibahas soal Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Hal ini diperlukan langkah dan persepsi bersama  untuk menghantarkan lulusannya meraih nilai baik di UKMPPD.

Khusus untuk FKIK Unwar,  Gusti Ngurah Anom Mhurdana mengatakan selama dua kali mengikuti UKMPPD keduanya lulus dengan hasil baik. Tahun lalu lulus 81persen dan tahun ini lulus 75 persen atau melampaui nilai- rata-rata nasional.  Dikatakannya, dari 52 orang ( first taker)  yang mengikuti ujian periode Mei 2016,  39 orang (75%) dinyatakan lulus. Bahkan pada ujian OSCE ( keterampilan) yang diselenggarakan di FKIK Unwar pada 28-29 Mei ,  semua peserta alias 100 persen dinyatakan  lulus.  Sedangkan rata-rata nasional 55,11 persen. Ketua AIPKI Wilayah V, Dr. dr. Sri Andarini,M.Kes., saat membuka raker mengungkapkan raa salutnya FKUI Unwar menjadi tuan rumah yang baik dan ramah. Dia mengaku berbagai masalah dihadapi setiap anggota AIPKI Wilayah V. Namun dia menegaskan  hasil UMKPPD Wilayah V selalu hasilnya baik dibandingkan wilayah lainnya.  ‘’Kita berharap hasil uji kompetensi dan kualitas  FK di Wilayah V semakin baik,’’ujarnya. Dia mencontohkan referensi setiap institusi untuk UMKPPD tak sama. Seperti perawatan luka, ada yang sudah menerapkan teknologi canggih e seprti Unair, sementara FK lainnya belum siap.

Di hari pertama,  Dr. dr. Rachmad Sarwo Bekti dari AIPKI Pusat  memaparkan penilaian terprogram menjembatani KBK dan UKMPPD. Dia menegaskan  hasil UMPPPD Wilayah V selalu meraih nilai baik sepanjang tahun. Dia mengatakan mesti ada puncak  yang membuat manusia termotivasi. Salah satu powerful motivation  itu adalah menghadapi ujian. Makanya motivasi belajar tekuat mahasiswa adalah mendekati ujian. Sekompleks apapun kurikulum mereka mau belajar kalau  mendekati ujian. Makanya perlu ada system assessment  yang didekatkan dengan proses pembelajaran. Berbagai metode ujian mesti dilakukan sehingga bukan mengejar nilai kebut belajar menjelang ujian. Makanya hasil ujian harus diberikan kepada mahasiswa sekaligus memberi makna sebagai proses perbaikan. Yang utama , kata dia, adalah KBK atau KB Asesment kita mampu kencetak sarajana yang siap digunakan. Makanya KKNI mensyaratkan ada  sertiikat pendamping ijasah sesuai muatan lokal. Di sisi lain untuk menjaga kualitas perlunya feedback sehingga Perguruan Tinggi tak perlu merekrut mahasiswa dalam jumlah banyak. (025)