Fokus Group Discussion (FGD) Bedah Buku "Ajaran dan Peribadatan Hindu"
Selasa, 02 Oktober 2018
Universitas Warmadewa menyelenggarakan Fokus Group Discussion (FGD) Bedah Buku "Ajaran dan Peribadatan Hindu" pada Selasa, 2 Oktober 2018 Acara dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Rektor Unwar, Wakil Rektor III Unwar, Kepala BAAK, PHDI Propinsi Bali, Kepala Kantor Wilayah Agama, Pasemetonan MWBW, perwakilan Universitas Hindu Indonesia, dan perwakilan PMHD Unwar.
Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK menyambut baik adanya acara ini karena umat hindu khususnya baik yang ada di Bali dan luar Bali masih haus pengetahuan tentang kehinduan. Diharapkan buku ini bisa memberikan pencerahan kepada seluruh umat Hindu yang ada di Indonesia dan di dalam buku ini dapat tertuang ajaran hindu yang mudah dimengerti oleh masyarakat hindu, karena pendidikan masyarakat hindu kita ini sangat bervariasi. “Saya berharap buku-buku agama hindu adalah buku-buku yang applicable, mudah dicerna dan mudah dilaksanakan oleh umat kita. Tidak ada artinya kita berilmu tinggi tetapi dalam perilaku sehari-hari tidak menunjukkan keumatan sebagai umat hindu”, ungkapnya.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan selamat datang di kampus hijau Universitas Warmadewa. Ia mengatakan Unwar adalah salah satu universitas swasta yang ada di Bali dan saat ini menduduki ranking 63 nasional dari 4600 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Kita dikategorikan universitas swasta terbesar di luar Pulau Jawa dan no 1 di Indonesia Timur itulah target untuk 5 tahun belakangan dan 5 tahun kedepan diharapkan bisa tembus ke 50 besar nasional. Untuk itu dimohonkan doa dari para pengelingsir dan sesepuh karena unwar adalah rumah kita bersama. Ketua Yayasan menyambut baik dibedahnya buku ini di Unwar karena sesuai dengan nilai-nilai kewarmadewaan yang kita rumuskan dalam Sapta Bayu yaitu 7 kekuatan yang menginspirasi kita civitas akademika Unwar. Dari Sapta Bayu itu yang pertama adalah “Berketuhanan Yang Maha Besar” semua insan warmadewa berketuhanan dan implementasinya harus menjalankan sesuai dengan agama dan ajarannya masing-masing. Dan bagi mahasiswa dan dosen yang beragama hindu setiap pagi ditradisikan sebelum beraktivitas pagi sembahyang terlebih dahulu di padmasana Unwar. Setiap umat harus menjunjung tinggi nilai ketuhanan dan implementasinya dengan mengekspresikannya salah satunya dalam bentuk persembahyangan.
Drs. Putu Suasta, MA., salah satu tim penyusun buku Ajaran dan Peribadatan Hindu menambahkan buku ini tidak ditulis tetapi buku ini disusun oleh barang-barang yang sudah ada kemudian disusun kembali. “Buku ini bukan untuk kaum intelektual tinggi tetapi buku ini untuk masyarakat umum supaya ada panduannya dengan bahasa yang sangat sederhana. Buku ini disusun untuk mendapat masukan. Buku ini bukan untuk dibedah, tetapi untuk dapat masukan. Buku ini belum jadi dan masih barang mentah. Kalau sudah mendapat masukan, kami akan susun kembali sesuai dengan pemikiran teman-teman kemudian mendatangkan kembali tokoh-tokoh agama yang ada di bali, kemudian baru yang komprehensif ini barang kemudian jadi dan akan di test kembali baru akan dicetak” ungkapnya.