Gelar P2M, FS Unwar Jadikan Sangeh sebagai Desa Binaan
Selasa, 20 Desember 2016
SEBANYAK 92 mahasiswa dari Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (Unwar), Senin (19/12) kemarin diterjunkan di Desa Sangeh dalam rangka pengabdian pada masyarakat (P2M) Desa yang berada di Kabupaten Badung ini dijadikan desa binaan untuk kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat. Dalam pengabdian masyarakat dengan tema "Melalui Pengabdian Masyarakat di Desa Sangeh, Kita Kembangkan Lingkungan Kepariwisataan Berkelanjutan" mereka didampingi 30 dosen. Lokasi yang disasar dalarn pengabdian adalah di dua objek wisata yakni Pura Taman Tirta Mumbul dan objek wisata kera dengan melakukan kebersihan dan wawancara dengan masyarakat terkait pedagang atau kios di tempat objek wisata. Kegiatan ini mendapat dukungan dari aparat desa dinas maupun desa adat yang ada di Sangeh dan dibuka Dekan Fakultas Sastra Universitas Warmadewa Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. Hadir dalam acara pengabdian masyarakat ini yakni Kepala Desa Sangeh yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Desa Ketut Suarjaya dan Bendesa Adat Desa Sangeh IB Dipayana serta civitas akademika Fakultas Sastra Unwar.
Prof. Kardana memaparkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan tugas wajib yang harus diikuti dosen dan seluruh mahasiswa. Alasan dipilihnya Desa Sangeh sebagai tempat pengabdian adalah karena beberapa pertimbangan. Desa Sangeh merupakan desa yang memiliki pariwisata yang sedang berkembang serta memiliki nilai budaya. Selain itu, Kardana juga mengungkapkan pihaknya ingin mengajak aparat desa di Sangeh, baik desa dinas maupun desa adat untuk menjadikan Desa Sangeh menjadi binaan tersendiri dalam pengabdian masyarakat. "Beberapa waktu lalu kami juga melakukan kegiatan serupa di Desa Sangeh. Harapan kami tahun depan juga bisa dilaksanakan hal serupa sehingga memudahkan dalam evaluasi," tegas Kardana. Bendesa Adat Sangeh IB payana menyambut baik kegiatan pengabdian yang dilakukan Fakultas Sastra Unwar di wilayahnya. Apalagi di wilayahnya sekarang tengah mengembangkan objek wisata baru dan tidak hanya menonjolkan wisata kera."Kami sekarang ini punya objek wisata baru yakni Taman Tirta Mumbul yang tengah disosialisasikan ke masyarakat. Kami juga menyambut baik kalau desa kami dijadikan desa binaan yang secara terus menerus dijadikan lokasi pengabdian," katanya. Hal serupa juga dikatakan Suarjaya. Ia mengatakan Sangeh selama ini lebih dikenal karena wisata keranya. Sedangkan di Desa Sangeh juga ada beberapa objek wisata antara lain Tanah
Uwuk dan Pura Taman Tirta Mumbul. Bahkan sekarang ini Sangeh mulai dikenal karena punya kuliner yang khas yakni nasi sela (nasi ketela) yang banyak dikunjungi anak-anak muda. Acara Pengabdian Masyarakat Fakultas Sastra Unwar diikuti oleh 30 dosen dan pegawai, 92 mahasiswa Semester V Fakultas Sastra. Acara ini diisi oleh berbagai kegiatan positif antara lain penyerahan bantuan berupa tempat sampah dan tanaman bias di Desa Sangeh, melakukan kerja bakti dan aksi bersih di lingkungan Taman Mumbul dan objek wisata Desa Sangeh. Pelatihan bahasa Inggris (yang diisi dengan pembagian buku materi ajar bahasa Inggris untuk masyarakat Desa Sangeh dalam mengembangkan pariwisata) dan riset bahasa Inggris dan budaya oleh panitia dari Fakultas Sastra Unwar, serta survei pariwisata sebagai bahan dasar pembuatan buku wisata Desa Sangeh yang nantinya apabila sudah selesai akan dibagikan untuk warga Desa Sangeh sebagai penunjang pariwisata. (ad1063)
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Jumat, 12 September 2025