Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

HMPS Akuntansi FEB Unwar Gelar WAC Tahun 2023

Sabtu, 01 April 2023

Card image

Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa menggelar Warmadewa Accounting Competition (WAC) Tahun 2023 Tingkat SMA/K Se-Bali di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Unwar, Sabtu (1/4/2023).

Kegiatan ini mengusung tema “Mengasah Kompetensi Jiwa Akuntansi pada Generasi Muda untuk Membentuk Akuntan yang Profesional, Berkualitas, serta Berjiwa Kompetitif”, diikuti sebanyak 105 peserta dari 15 SMA/SMK se- Bali dengan juri Ida I Dewa Ayu Manik Sastri,S.E.,M.Si.,Ak.,CA dan Dr. Partiwi Dwi Astuti,S.E.,M.Si.,Ak.,CA. Pada kesempatan tersebut juga diadakan seminar terkait akuntansi oleh Dr. I Wayan Kartana,S.E.,M.Sc.

Ketua Panitia Komang Pramudita Putri Saraswati mengatakan tujuan diadakan acara ini untuk meningkatkan kemampuan akuntansi siswa/i SMA/K Se-Bali dan menjaring lulusan SMA/K khususnya pada bidang akuntansi agar nantinya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa memiliki mahasiswa yang berpotensi untuk meraih prestasi di bidang akuntansi sehingga dapat membanggakan. Lomba tersebut akan memperebutkan juara umum yang akan mendapatkan Piala Bergilir Warmadewa Accounting Competition.

Dekan FEB Unwar Dr. I Made Sara, SE., MP., dalam sambutannya mengatakan untuk menuju pada visi dan misi FEB Unwar yaitu "unggul" sesuai dengan RIP Unwar khususnya di ASIA tahun 2022- 2026, maka FEB Unwar mendorong kegiatan di kampus selalu berorientasi pada upaya menciptakan SDM yang unggul sesuai dengan program pemerintah yaitu menciptakan SDM unggul, menuju Indonesia maju, menuju Indonesia Emas 2045. WAC Tahun 2023 ingin menjawab tantangan akuntan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, strategi akuntan di era milenial, dan ikut berupaya dalam mendorong kesuksesan akuntan menghadapi perkembangan yang ada. Diketahui bahwa dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, timbul pertanyaan apakah pekerjaan seorang akuntan akan digantikan oleh mesin? Secara keahlian teknis mungkin bisa tetapi kalau mengacu pada International Education Standards (IES) keahlian teknis saja tidak cukup karena harus diikuti dengan kompetensi profesional, nilai profesional, etika, dan perilaku. Apabila Prodi Akuntansi ingin menghasilkan calon-calon akuntan muda yang milenial maka perlu merubah paradigma dengan melakukan peninjauan dan penerapan kurikulum akuntansi yang sesuai dengan IES serta perkembangan industri 4.0. Bagaimana mengemas kurikulum agar para mahasiswa tidak hanya belajar dari buku teks melainkan juga mencoba dalam penerapan kurikulum dilengkapi dengan praktek langsung, salah satunya dengan bertanam saham. Dengan begitu, para mahasiswa akan belajar menganalisis laporan keuangan, mempelajari kondisi ekonomi makro, dan menilai kondisi bisnis perusahaan. Para mahasiswa juga harus membekali diri dengan kompetensi terkait dengan laporan keberlanjutan (sustainability reporting) dan laporan keuangan terintegrasi (integrated reporting) karena ke depan kebutuhan informasi laporan keuangan akan sangat luas yang merambah ke ekonomi hijau dan transaksi sosial. [cw]