IFSSO Kolaborasi Dengan Unwar dan Institute of Science Jakarta "Gelar Seminar Internasional Global Connectivity, Challenges, and Responses"
Selasa, 12 September 2017
International Federation of Social Science Organization (IFSSO) berkolaborasi dengan Universitas Warmadewa dan Institute of Science Jakarta menyelenggarakan International Seminar
Global Connectivity, Challenges, and Responses pada Senin (11/9). Diikuti oleh 70 expert dalam bidang social science dari berbagai negara yaitu Filipina, Jepang, Amerika, Turki, Aljazair, Thailand, Eropa, Afrika.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park mengatakan, seminar ini dilakukan setiap dua tahun sekali. Seminar yang ke-23 ini dilaksanakan di Denpasar dengan Unwar sebagai hostnya. Pada awalnya federasi ini beranggotakan pusat penelitian di dunia namun seiring berjalannya waktu banyak universitas yang menjadi anggota di dalamnya. "Organisasi besar ini concern terhadap social science seperti kemisikinan, kemanusiaan, humam traficking," jelasnya. Ada 3 hal penting yang membuat Unwar menyambut baik kegiatan ini. Yaitu dengan kegiatan ini, panitia IFFSO bisa mendatangkan puluhan expert dalam bidang sosial science akan diskusi, sharing banyak untuk kepentingan pembagunan negara.
Kedua, karena kegiatan ini mrupakan media sangat baik untuk mengembangkan kolabrasi antar departemen, antar universitas untuk kepentingan bersama. Hasil atau outcome dari kegiatan ini akan sangat membantu visi Unwar untuk bisa berkompetisi secara global tahun 2034. President IFFSO, Prof. Nestor T Castro, PhD mengatakan, pada konferensi sebelumnya telah brbicara tentang kondisi masing-masing negara, masyarakat di negara masing-masing dan budaya yang berbeda-beda.
Pada konferensi kali ini, pihaknya ingin menegaskan tentang kesamaan negara-negara itu. "Kami ingin menekankan konektivitas atau koneksi antara komunitas, masyarakat, budaya. "Jadi inilah topik yang sedang kita diskusikan hari ini dan akan banyak makalah yang akan dipresentasikan tentang topik ini," ujarnya.
Salah satu contoh paper yang disajikan adalah tentang memulihkan hubungan budaya dalam diri Asia seperti Filipina, Indonesia, Malayasia dan negara lain di wilayah Asean. "Kita bekerja untuk satu komunitas Asean, namun karena penjajahan oleh Belanda, Inggris Amerika kita telah mempengaruhi satu dan lainnya," tandasnya.(kmb42)
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar dan Yayasan Kota Kita Gaungkan Kolaborasi Kota Berkelanjutan lewat USF ke-11
Jumat, 10 Oktober 2025