Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Info Perayaan BK’FEB Unwar

Senin, 02 November 2020

Card image

Perayaan hari jadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa atau Badan Kekeluargaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BK’FEB) Universitas Warmadewa, telah memasuki tahun ke-36. Kegiatan BKFEB bukan semata-mata merupakan ajang perayaan HUT Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa, melainkan juga sebagai ajang promosi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa di kalangan masyarakat luas; ingin mewujudkan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa yang siap bersaing sebagai entrepreneur yang kreatif dan inovatif. BK’FEB dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut yaitu tanggal 31 Oktober dan 1 Nopember 2020.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa menyelenggarakan acara “BADAN KEKELUARGAAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS 2020’’secara daring (online), dengan tema “ New Spirit for The Greatest Things”, dalam bentuk kegiatan Seminar Nasional (Webinar) di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama  Universitas Warmadewa. Acara dihadiri oleh Dekan FEB Unwar, Seluruh Narasumber Deputi Bisnis PT. Pegadaian Denpasar, Owner Umah Lokal, WD I, WD II, WD III FEB Unwar, Kaprodi dan Sekprodi FEB, UPMF, Ka. Lab dilingkungan FEB Unwar, KTU FEB, Dosen dilingkungan FEB Unwar,  dan 782 mahasiswa peserta webinar.

Tujuan Kegiatan Badan Kekeluargaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BK’FEB) Untuk Melaksanakan program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa dalam rangka memperingati ulang tahun Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa sekaligus mempererat keakraban dan persaudaraan antara seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa; Memperkenalkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa di kalangan masyarakat luas serta menarik minat siswa siswi SMA untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa.

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa mengadakan acara “BADAN KEKELUARGAAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS 2020’’secara daring (online) sebagai salah satu kegiatan untuk memeriahkan Ulang Tahun Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa yang ke-36.

Dengan kegiatan ini diharapkan juga agar mahasiswa mampu berinteraksi dan bekerjasama serta membina hubungan kekeluargaan bukan hanya dengan seluruh civitas akademika, melainkan juga keluarga besar Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Warmadewa. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa, (Dr. I Made Sara, SE.,MP) menyampaikan bahwa kegiatan Seminar Nasional Webinar ini dilaksanakan serangkaian HUT BK’FEB Unwar ke 36 Tahun 2020, dengan Tema : “Peluang dan Tantangan Bisnis pada Masa Pandemi Covid 19” dengan melibatkan pihak Pegadaian dan Pengusaha dengan harapan  melalui seminar mampu memberikan harapan bagi kelangsungan hidup Bisnis dan Ekonomi.

Dalam Sambutan Dekan FEB mengatakan Pandemi Covid-19 memukul berbagai sektor bisnis di dalam negeri. Tidak hanya bisnis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) saja. Tetapi juga bisnis dengan skala besar. Pandemi Covid-19 memberi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah untuk menjaga eksistensi UMKM. Dibutuhkan solusi jangka pendek untuk membantu UMKM dan pekerja yang tergabung di dalamnya. Termasuk solusi jangka panjang, jika dikaitkan dengan era industri 4.0 yang mensyaratkan ketersediaan teknologi digital untuk mendukung aktivitas ekonomi. Beberapa solusi perlu dilakukan untuk menjaga eksistensi UMKM. Yakni protokol kesehatan ketat, penundaan pembayaran hutang atau kredit, bantuan keuangan, dan kebijakan struktural.

Persiapan memasuki era Industri 4.0. Pertama, tidak perlu panik dan terus waspada untuk menjaga kesehatan dan keamanan diri, karyawan, dan pelanggan. Kedua, think positive dan percaya bahwa dalam setiap krisis pasti ada opportunity yang bisa diambil. Ketiga, berkaitan dengan strategi adaptasi dan sesuai model bisnis dengan kondisi saat ini. Keempat, membuat rencana keuangan (kuartal). Kelima, sebagai pelaku bisnis, kita juga harus aware dan memahami berbagai program yang ditawarkan pemerintah agar dapat dimanfaatkan dengan tepat guna.

Pada acara webinar PT Pegadaian (Persero) terus aktif mendukung langkah strategis pemerintah dalam mengembangkan sektor UMKM Indonesia dan sekaligus menciptakan ekosistem UMKM yang mampu menjadi tulang punggung dalam Pemulihan Ekonomi Nasional. Peran Pegadaian dalam membantu UMKM yang terkena dampak covid. Pegadaian punya program Gadai Peduli itu dengan bunga 0% dan tanpa subsidi pemerintah. Hal ini tentu berdampak bagi pencapaian target laba perusahaan. Tetapi pihak Pegadaian menyadari bahwa BUMN merupakan agen pembangunan, bukan entitas bisnis yang semata-mata mencari keuntungan. Hal ini sejalan dengan spirit BUMN Untuk Indonesia,"  Pegadaian memiliki beberapa produk, yang dapat membantu mengembangkan sektor UMKM di Indonesia. Diantaranya adalah  produk Gadai baik secara konvensional maupun syariah, maupun pinjaman modal kerja untuk UMKM dan Ultra Mikro.

Owner Umah Lokal dalam acara webinar menyampaikan Ide bisnis jadi modal utama, Membangun bisnis kedai Kopi yang kini dikenal luas di masyarakat bukan persoalan mudah. “Jangan sampai terkendala modal, zaman sekarang banyak banget yang mau memberikan modal. Jangan takut, asal idenya bagus,” Yang paling penting, ide bisnis yang diangkat harus bisnis yang tengah tumbuh tinggi dan berada di pasar yang besar pula. Selain itu, investor juga akan melihat siapa yang mengeksekusi ide bisnis tersebut. Kunci sukses mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar, menurut Owner Umah Lokal, terletak pada strategi branding yang kuat. Bagi pengusaha muda yang ingin membangun bisnis sendiri, menyarankan agar mereka berani melangkah secepatnya. Membangun bisnis bisa dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. “Misalnya kopi waktu trending, kita harus cepat buka jangan menunggu lama, jangan menunggu momentum hilang,” Dari kisah I Putu Agi Pratama pemilik Kopi Umah lokal, dapat mengambil kesimpulan tentang pentingnya memiliki ide dan konsep bisnis yang kuat. Dengan demikian, bisnis yang dibangun akan mampu bersaing di tengah persaingan bisnis yang makin ketat. Sedangkan modal usaha untuk mengembangkan bisnis bisa diperoleh dengan menggandeng investor. Acara ditutup oleh Dr. Ni Luh Putu Indiani, SE., MM selaku Moderator Seminar Nasional dalam tema “Peluang dan Tantangan Bisnis pada Masa Pandemi Covid 19”


By. Humas FEB Melaporkan.