Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Melaksanakan Pemantauan PKKM di UNWAR

Kamis, 24 Februari 2022

Card image

Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melakukan kegiatan pemantauan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Universitas Warmadewa Tahun anggaran 2021. Tim inspektorat Kemendikbudristek diterima langsung oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali dan Rektor Universitas Warmadewa di Ruang Lab Manajemen dan Akuntasi FEB Unwar Kamis (24/02). Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., mengatakan bahwa hibah PKKM dan hibah-hibah lainnya yang merupakan inplementasi dari MBKM merupakan program yang sangat prestigious karena dari program ini Unwar bisa menambah softskill mahasiswa yang selama ini tidak bisa dipelajari di bangku kuliah.

“Dengan kerjasama yang luar biasa, kita tanpa mengenal lelah, tanpa mengenal waktu kita mencoba untuk mengembangkan beberapa proposal hibah. Universitas Warmadewa merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil mendapatkan hibah PKKM, oleh karena itu saya meminta kepada semua pihak yang bertanggung jawab terhadap program itu untuk bekerja dengan semangat yang tinggi, karena bagaimanapun juga keberhasilan di dalam melaksanakan PKKM ini akan menjadi pertanda PKKM tahun kedua dan seterusnya bisa kita dapatkan atau tidak. Dengan adanya kegiatan hari ini bisa memberikan feedback kepada kita untuk perbaikan-perbaikan apabila ada yang kurang”, ungkapnya. Ketua Yayayan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A. A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan bahwa hari ini program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dibantu oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi dilakukan evaluasi. Atas nama yayasan ia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sidah memberikan bantuan kepada Universitas Warmadewa sebesar 2,8 milyar lebih dan hari ini bantuan yang diberikan dilakukan pemantauan atau evaluasi sejauhmana dana yang diberikan bisa digunakan sesuai dengan rencana dan sejauh mana serapan anggaran ini bisa dilakukan oleh penerima program.

“Jadi dari laporan penyelenggaraan saya tau bahwa kita hanya mengembalikan sekitar 34 juta itu artinya serapan kita hampir 98%. Ini adalah serapan yang sangat baik dan dari dana yang diberikan kami dari yayasan juga memberikan dana pendamping sebesar 10% dari dana bantuan yang diberikan pemerintah pusat. Tentu dana pendamping ini juga agar bisa dimanfaatkan untuk membantu hal-hal yang belum tercover. Jadi terimakasih kepada pemerintah dan selamat kepada penerima anggaran, mudah-mudahan melalui program ini kualitas, mutu dan kemajuan Warmadewa semakin tahun semakin baik”, pungkasnya. [dd]