Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

KJA Bali Goes to Campus

Kamis, 24 Februari 2022

Card image

Universitas Warmadewa (Unwar) bekerjasama dengan Pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Bali Kompartemen Kantor Jasa Akuntan (KJA) melaksanakan Workshop Goes to Campus 2022 di Unwar. Workshop yang dilaksanakan selama 2 hari ini (24-25/2/22) ini mengusung tema "SPJ 4400 Prosedur yang Disepakati atas Informasi Keuangan dan Analisis Laporan serta Strategi Sukses di Masa Pandemi". Workshop yang diikuti sebanyak 106 peserta secara daring ini menghadirkan 2 orang narasumber yaitu Susan Sutedjo (Pimpinan KA KJA IAI/Pemimpin KJA Synergy Ultima Nobilus) dan Tia Adityasih (Ketua KA KJA IAI/Anggota DPN IAI). Ketua Panitia Workshop, I.D.A.M. Manik Sastri, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan rasa bangga karena tingginya antusias peserta yang mengikuti kegiatan PPL. Ini menunjukan bahwa para Akuntan sangat peduli dengan profesi dan pengembangan dirinya sebab pengetahuan yang diberikan dalam PPL ini akan memberikan warna baru bagi para Akuntan untuk terus meningkatkan kualitas diri ke depannya. Ketua KJA IAI Wilayah Bali, Dr. Ida Bagus Teddy Prianthara, SE.Ak.,CA.,M.Si.,CPA., BKP., CSP., menjelaskan bahwa awalnya workshop ini direncanakan secara luring, namun dengan memperhatikan kondisi pandemi dan beberapa peningkatan kasus pada bulan ini sehingga kegiatan workshop ini dilaksanakan secara daring. Meskipun demikian, workshop ini diharapkan tetap memberikan semangat kepada para peserta yang terdiri dari akuntan berpraktik, pemegang Certered Accountan (CA), mahasiswa, dan umum. Apalagi, tema workshop ini disesuaikan dengan permintaan dari sebagaian besar kantor jasa akuntan yang juga sebagai peserta wokshop ini. Pemilihan materi ini sangat relevan dengan fenomena yang terjadi di wilayah Bali dan diluar Bali. KJA Bali memiliki program kerja untuk selalu meningkatkan kemampuan dan kemahiran dari para akuntan yang berpraktek di Bali, khususnya yang memiliki kantor jasa akuntan. Selain itu, sebagai pemegang sertifikasi CA, dalam setahun para akuntan wajib mengikuti satuan kredit persatuan sebanyak 40 SKP dan workshop ini menyajikan materi dengan durasi waktu 2 hari dengan akumulasi poinnya 16 SKP. Meskipun demikian, keikutsertaan peserta tidak semata-mata ingin mencari SKP saja, namun yang terpenting adalah benar-benar menyimak pemaparan para narasumber yang sudah sangat berpengalaman di tingkat nasional. “Materi pada workshop ini terkait dengan banyaknya fenomena kecurangan-kecurangan yang terjadi di Bali, sehingga mereka tidak lagi mengacu pada standar-standar lainnya yang tidak jelas, namun harus mengikuti standar yang diterbitkan oleh Ikatakan Akuntan Indonesia,” tegasnya.

Pihaknya pun optimis, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir, namun tidak menjadi halangan bagi para akuntan untuk belajar. Justru tetap semangat karena sudah ada teknologi yang membantu kita tetap bisa terhubung dan berkomunikasi antara satu dengan lainnya dimanapun berada. Ketua IAI Wilayah Bali, Dr. Made Gede Wirakusuma, SE., M.Si., Ak.CA., menyampaikan dengan jumlah peserta yang telah melebihi target ini menunjukan antusiasme yang besar dari seluruh peserta. Materi yang disampaikan dalam workshop ini juga penting dalam meningkatan kualitas pengetahuan seluruh peserta. Standar peningkatan kemampuan dan pelayanan jasa harus terus ditingkatkan. Kehadiran narasumber yang relevan dan kompeten ini agar mampu dimanfaatkan secara penuh oleh seluruh peserta dalam meningkatkan ilmunya. [ds]