Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Kuliah Umum "Inovasi Pelayanan Publik : Pengalaman Kabupaten Klungkung dan Luar Negeri"

Rabu, 09 Oktober 2019

Card image

Program Studi Magister Administrasi Publik (Prodi MAP) Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unwar menggelar Kuliah Umum bertajuk "Inovasi Pelayanan Publik: Pengalaman Kabupaten Klungkung dan Luar Negeri" di Ruang Sri Kesari Warmadewa Mandapa pada Rabu, 2 Oktober 2019. Kuliah umum yang diikuti mahasiswa baru MAP dan mahasiswa FISIP Unwar ini menghadirkan 2 narasumber. Yaitu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, S.Pd.,MM., dengan materi "Best Practice Inovasi Pelayanan Publik di Kabupaten Klungkung" dan I Ketut Putra Erawan, Ph.D. (Direktur Eksekutif Institute  Peace & Democracy) dengan materi "Kebijakan Publik di Negara-negara Maju: Srategi, Praktik, dan Evaluasi, yang dimoderatori Kaprodi MAP Unwar, Dr. Drs. A.A. Gede Raka, M.Si.

Kaprodi MAP Unwar, Dr. Gede Raka mengatakan antara kebijakan publik dengan pelayanan publik tidak dapat dipisahkan, karena saling mempengaruhi. Oleh karena itu, keduanya sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh mahasiswa Magister Administrasi Publik agar dalam menentukan kebijakan maupun memberikan layanan publik harus inovatif dan kreatif. Selain itu, mahasiswa juga harus mampu membedakan kebijakan yang bersifat politik dan kebijakan publik. Sebab, dikatakan bahwa apabila kebijakan diambil berdasarkan keputusan politik, maka cenderung berpihak kepada individu/kelompok tertentu. Namun, apabila kebijakan diambil berdasarkan kepentingan publik, maka kebijakan tersebut akan bermanfaat untuk mensejahterakan masyarakatnya.

"Oleh karena itulah kami mengusahakan mempertemukan dua tokoh sebagai narasumber, yaitu Bupati Klungkung bapak I Nyoman Suwirta yang merupakan bupati pertama yang dapat melakukan inovasi daerah dari awal dengan kebijakan daerah yang inovatif dan kreatif. Kemudian yang satu lagi bapak Erawan yang betul-betul memahami tentang kebijakan publik internasional, bagaimana mengeksekusinya, mengawasi dan mengkontrol, serta evaluasi kebijakan publik yang dibuat, sehingga dapat mengubah suatu kondisi masyarakat dari yang kurang baik menjadi lebih baik, dan itu sangat penting karena berhubungan dengan masyarakat,"tandas Agung Raka.

Direktur PPs Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., mengatakan kuliah umum merupakan materi tambahan di luar kurikulum yang harus diberikan kepada mahasiswa MAP Unwar. Apalagi menyangkut masalah administrasi dan kebijakan publik yang memiliki pengatuh signifikan terhadap kemajuan suatu daerah. Kabupaten Klungkung di bawah kepemimpinan I Nyoman Suwirta, dikatakan bahwa telah melahirkan kebijakan dan layanan publik yang inovatif. Sehingga, pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat Klungkung sangat memuaskan. Melalui kuliah umum ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan pembelajaran lebih kepada mahasiswa MAP maupun mahasiswa FISIP unwar terkait dengan kebijakan dan layanan publik.

Humas Bappsik Unwar Melaporkan