Lemlit dan LPM unwar gelar coaching klinik
Jumat, 23 Desember 2016
Lemlit dan LPM Unwar menggelar Coaching Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unibersitas Warmadewa di Ruang Rapat Sri Kesari Warmadewa pada jumat, 23 Desember 2016. Acara ini langsung di buka oleh Rektor universitas Warmadewa yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, WR 1, WR 2, WR 3, Dekan Fakultas di ling. Unwar dan yang mewakili, Ka. Biro di ling. Unwar dan yg mewakili, Dosen2 di ling. Unwar dan peserta coaching klinik. Narasumber dalam coaching clinik ini adalah Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, M.Sc dan Dr. Drajat Tri kartono M.Si dari RISTEKDIKTI yang di moderatori oleh Prof. Dr. I Made Suwitra, SH., MH.
Dalan pembukaanya Pimpinan Univiversitas Warmadewa dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Prop. Bali sangat antusias mendorong dosennya untuk menghasilkan penelitian secara kuantitas dan kualitas penelitian dosen. Untuk itu Unwar menggelar Coaching Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Coaching klinik proposal menghadirkan narasumber Dirjen Penelitiian dan Pengabdian Masyarakat Memenristek Dikti, Prof. Ocky Karna Radjasa,Ph.D., dan Dr. Drajat Tri Kartono,M.Si. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Prop. Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti,M.Si., mendorong dosen Unwar untuk menghasilkan penelitian lebih banyak lagi. Ini disebabkan dosennya hanya memposisikan diri sebagai guru yakni hanya mengajar sehingga mengejar kelebihan jam mengajar. Padahal tugas dosen adalah meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat. Yayasan dan Unwar juga sudah menyiapkan insentif bagi dosen yang menghasilkan penelitian. Makanya mulai 2017 ini Unwar menerapkan budaya meneliti dan pengabdian masyarakat. Dengan demikian Unwar mentargetkan tahun 2017 mampu meraih status madya.
Untuk bisa meraih status madya, dosen Unwar harus menyeimbangkan antara jam mengajar, waktu penelitian dan pengabdian masyarakat. Unwar berupaya untuk mendorong penelitian tahun 2017 dengan menjalankan KKN ke desa. KKN ini bagian dari upaya agar dosen pembimbing melatih prorposal pengabadian masyarakat tematik. Hal itu dibenarkan Rektor Unwar bahwa secara kuantitas dan kualitas penelitan dosennya belum maksimal. Belum lagi masalah jarangnya hasil penelitian dosen yang dipublikasikan. Sehingga harus ditetapkan tiga hal ini yang akan menjadi fokus Unwar tahun 2017 dalam penelitian dan pengabdian yaitu, untuk meningkatkan komkitmen dosennya, meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan coaching klinik ini diharapakan setiap dosen menghasilkan penelitian berkualitas.
Dengan demikian hasil dan outputnya juga mampu meningkatkan status LPM dan Lemlit Unwar dari binaan menuju madya bahkan utama dan mandiri. Pof. Ocky Karna Radjasa mengakui tingkat produktivitas penelitian dosen Indonesia masih sangat rendah. Termasuk soal penyiapan dana resit masih sangat rendah dibawah 1 persen pendapatan perkapita. Sementara dari 3.000 PTN dan PTS di Indonesia, hanya dua masuk kelas internasional yakni UI dan ITB. Okky mengatakan setiap tiga tahun pemerintah melakukan evaluasi terhadap LPPM PerguruanTinggi.
Ada empat yang dinilai dalam peningkatan status LPM dan Lemlit. Di antaranya kuantitas dan kualitas penelitian dosen, banyaknya guru besar, doktor dll, manajemen penelitian termasuk dana internal penelitian institusi, output publikasi ilmiah dan revenue generating seberapa banyak penelitiian mampu menghasilkan income bagi lembaga. Di Bali, baru Unud yang meraih predikat mandiri. Namun demikian dia mengakui Unwar memiliki potensi besar untuk meningkatkan status asalkan semangat dan budaya menelitianya juga tinggi. ‘’ Kalau Unwar mantargetkan 2017 sudah berstatus madya, itu bagus,’’ujarnya. Dari 3.000 lebih PT di Indonesia , 10 PT yang penelitiannya terbaik yakni ITB, UI, UGM, IPB, LIPI, ITS, UB, Undip, Unpad, dan Cifor.
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Jumat, 12 September 2025