Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Lemlit dan LPM unwar gelar coaching klinik

Jumat, 23 Desember 2016

Card image

Lemlit dan LPM Unwar menggelar Coaching Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unibersitas Warmadewa di Ruang Rapat Sri Kesari Warmadewa pada jumat, 23 Desember 2016. Acara ini langsung di buka oleh Rektor universitas Warmadewa yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, WR 1, WR 2, WR 3, Dekan Fakultas di ling. Unwar dan yang mewakili, Ka. Biro di ling. Unwar dan yg mewakili, Dosen2 di ling. Unwar dan peserta coaching klinik. Narasumber dalam coaching clinik ini adalah Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, M.Sc dan  Dr. Drajat Tri kartono M.Si dari RISTEKDIKTI yang di moderatori oleh Prof. Dr. I Made Suwitra, SH., MH.

Dalan pembukaanya Pimpinan Univiversitas Warmadewa dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Prop. Bali sangat antusias mendorong dosennya untuk menghasilkan penelitian secara kuantitas dan kualitas penelitian dosen. Untuk itu Unwar menggelar Coaching Klinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Coaching klinik proposal menghadirkan narasumber Dirjen  Penelitiian dan Pengabdian Masyarakat Memenristek Dikti, Prof. Ocky Karna Radjasa,Ph.D., dan Dr. Drajat Tri Kartono,M.Si. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Prop. Bali, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti,M.Si., mendorong dosen Unwar untuk menghasilkan penelitian lebih banyak lagi. Ini disebabkan dosennya hanya memposisikan diri sebagai guru yakni hanya mengajar  sehingga mengejar kelebihan jam mengajar.  Padahal tugas dosen adalah meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat. Yayasan dan Unwar juga sudah  menyiapkan insentif bagi dosen yang menghasilkan penelitian. Makanya mulai 2017 ini Unwar menerapkan budaya meneliti dan pengabdian masyarakat. Dengan demikian  Unwar mentargetkan tahun 2017 mampu meraih status  madya.

Untuk  bisa meraih status madya, dosen Unwar harus menyeimbangkan antara jam mengajar, waktu penelitian dan pengabdian masyarakat. Unwar berupaya untuk mendorong penelitian tahun 2017 dengan menjalankan  KKN ke desa. KKN ini bagian dari upaya agar dosen pembimbing melatih prorposal pengabadian masyarakat tematik. Hal itu dibenarkan Rektor Unwar bahwa secara kuantitas dan kualitas penelitan dosennya  belum maksimal.  Belum lagi  masalah jarangnya hasil penelitian  dosen yang dipublikasikan. Sehingga harus ditetapkan  tiga hal ini yang akan menjadi  fokus Unwar tahun 2017 dalam penelitian dan pengabdian yaitu, untuk meningkatkan komkitmen dosennya, meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan  coaching klinik ini diharapakan setiap dosen menghasilkan  penelitian berkualitas.

Dengan demikian hasil dan outputnya juga mampu meningkatkan status LPM dan Lemlit Unwar dari binaan menuju madya bahkan utama dan mandiri.   Pof. Ocky  Karna Radjasa  mengakui tingkat produktivitas penelitian dosen Indonesia masih sangat rendah. Termasuk soal penyiapan dana resit masih sangat rendah dibawah  1 persen pendapatan perkapita. Sementara dari 3.000 PTN dan PTS di Indonesia, hanya dua masuk kelas internasional yakni  UI dan ITB. Okky mengatakan setiap tiga tahun pemerintah melakukan evaluasi terhadap LPPM PerguruanTinggi.

Ada empat yang dinilai dalam peningkatan status LPM dan Lemlit. Di antaranya kuantitas dan kualitas penelitian dosen, banyaknya guru besar, doktor dll, manajemen penelitian termasuk dana internal  penelitian institusi, output publikasi ilmiah dan revenue generating seberapa banyak penelitiian mampu menghasilkan  income bagi lembaga. Di Bali, baru  Unud yang meraih predikat mandiri. Namun demikian dia mengakui Unwar memiliki potensi besar untuk meningkatkan status asalkan semangat dan budaya menelitianya juga tinggi. ‘’ Kalau Unwar mantargetkan 2017 sudah berstatus madya, itu bagus,’’ujarnya. Dari 3.000 lebih PT di Indonesia , 10 PT yang  penelitiannya terbaik yakni ITB, UI, UGM, IPB, LIPI, ITS, UB, Undip, Unpad, dan Cifor.