Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

LEPAS 1.517 MAHASISWA/I KKN, REKTOR UNWAR HARAPKAN TINGKATKAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT.

Kamis, 26 Juli 2018

Card image

Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp. Park., melepas ribuan peserta Kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa Universitas Warmadewa ( Unwar), Rabu (25/7) Kemarin. Dengan mengusung tema ekonomi kreatif,  KKN kali ini diharapkan dapat membantu mengembangkan ekonomi kreatif di pedesaan. 
 
Rektor mengatakan KKN ini sejak setahun yang lalu merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa. Selama fakum KKN, diisi dengan PKL (praktek kerja lapangan). "Dua hal tersebut memang berbeda, kalau PKL fokusnya mono disiplin sedang KKN lebih multi disiplin. Jadi kita ingin mengajar mahasiswa, setelah dia mengikuti KKN tumbuh satu skill baru yaitu bekerja dalam satu tim yang sangat penting dikuasainya untuk kehidupan mereka kedepannya dimana pun mereka bekerja " tuturnya. 
 
Skill tersebut lah yang tidak akan serta merta bisa tumbuh bila mahasiswa hanya mengikuti perkuliahan, apalagi sistem perkuliahan selama ini yang digunakan adalah "teacher centre learning". KKN memberikan kesempatan kepada mahasiswa di lapangan untuk bisa kerjasama menyelesaikan satu masalah yang sudah diidentifikasi sebelumnya. 
 
"Jadi mahasiswa ke lapangan sudah pasti mendapat satu atau dua masalah yang harus mereka garap secara bersamaan - sama dan terintegrasi menerapkan dengan ilmu yang telah mereka dapatkan di bangku kuliah. Saya berharap setelah mereka mengikuti KKN, selain mereka bisa beradaptasi dengan kondisi masyarakat yang begitu beragam juga bisa memunculkan kemampuan mereka bekerja dalam satu tim, ini yang tidak akan pernah mereka dapatkan dalam kegiatan PKL," tukasnya. 
 
Karenanya sejak setahun yang lalu mahasiswa Unwar diwajibkan ikut KKN. Tujuan lain KKN adalah pihak Unwar ingin membantu pembangunan desa. "Sebagai komitmen dari institusi Unwar untuk membangun desa, bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya se-Indonesia tergantung dalam satu organisasi yang disebut Pertides ( perguruan tinggi desa). Dari 4700 perguruan tinggi ada 76 PT yang tergabung dalam Pertides," ungkapnya. Pertides akan membantu Kementerian Desa dan Desa Tertinggal dalam rangka ikut berkontribusi dalam pembangunan desa. 
 
KKN kali ini difokuskan di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung sedangkan tahun lalu full di Karangasem. Pemilihan lokasi sudah dikaji terkait permasalahan yang ada di masyarakat, meski tampak daerah tersebut tidak ada persoalan namun ternyata pemerintahan Kodya Denpasar dan Badung memerlukan sentuhan - sentuhan dari PT melalui proses KKN. "Problem itu selalu ada, yang penting bisa tidak kita sensitif untuk menyelesaikan problem tersebut," tukasnya. 
 
Dikatakan kedepannya bukan tidak mungkin, Unwar akan melakukan ekspansi KKN ke seluruh wilayah tanah air seperti halnya UGM. Namun untuk saat ini KKN masih fokus dilakukan untuk memajukan desa di Bali. 
 
Sementara itu Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. A. A. Gede Oka Wisnumurti, MSi mengatakan KKN merupakan implementasi dari wujud PT sebagai menara air. "Jadi PT harus hadir ditengah- tengah masyarakat, memberikan solusi terhadap problem - problem kemasyarakatan. Sementara dari sisi mahasiswa KKN ini penting untuk mendengarkan dirinya terhadap implementasi teori - teori yang selama ini dipelajari dalam kehidupan riil di masyarakat," tuturnya. 
 
Setiap tahun mahasiswa Unwar diterjunkan ke desa-desa untuk membaur dengan masyarakat dengan mengusung tema tertentu, dan tahun ini tema yang diusung adalah ekonomi kreatif. ", Kenapa ekonomi kreatif? Karena ini keunggulan Bali dalam memasuki era revolusi industri 4.0, artinya kita memiliki home industri yang memiliki kreativitas tinggi baik yang bergerak di sektor kepariwisataan, soupenir dan ekonomi kreatif lainnya," ungkapnya. 
 
Namun home industri tersebut tidak terpublikasi dengan baik. "Bila ekonomi kreatif yang berkembang ditengah masyarakat kita manage, kita kemas dan kita eksplore dia akan menjadi kekuatan energi kerakyatan yang luar biasa. Tentu keunggulan tersebut yang ingin kita gali dan peran PT dalam membangkitkan ekonomi kreatif yang sebenarnya sudah sangat berkembang di Bali ini menjadi sangat strategis," tandasnya. 
 
Apalagi di Bali setiap daerah memiliki keunggulan yang berbeda, jadi "one pilage one produce" setiap desa ada produk unggulannya yang berbeda dengan daerah lain. " Inikan kekuatan yang luar biasa. Orang Bali itu luar biasa, hanya saja mereka tidak mengeksplore dirinya karena slogan Ede ngaden awak bisa," tukasnya. Padahal saat ini dengan adanya hak paten semua produk bisa dipatenkan dan ketika mereka sudah tua tinggal menikmati royalti saja. 
 
Ketua panitia Drs. Ketut Sudrama, M.Hum., mengatakan mahasiswa yang mengikuti KKN sebanyak 1.517 orang. Mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke 50 Banjar di Petang Kabupaten Bandung, sedangkan di kota Denpasar akan menyasar  Denpasar Utara dan Denpasar Timur jadi diluar kelurahan. KKN akan dilaksanakan dari 1-31 Agustus 2018.
 
Humas Bappsik 
Melaporkan