Magister Administrasi Publik Universitas Warmadewa Gelar Seminar Nasional Penguatan Budaya Mutu Perguruan Tinggi
Rabu, 29 Juli 2026
Denpasar – warmadewa.ac.id, Program Studi Magister Administrasi Publik Fakultas Pascasarjana, bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa dan Indonesian Association for Public Administration (IAPA) Bali menyelenggarakan Seminar Nasional secara hybrid berpusat di Aula Yayasan Shri Kesari Warmadewa Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini mengusung tema "Penguatan Budaya Mutu UPPS dan Program Studi dalam Meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi".
Seminar ini menjadi wadah bagi akademisi, pengelola perguruan tinggi, tim akreditasi, serta praktisi untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya budaya mutu di tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS) maupun program studi sebagai upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Ketua Umum DPP IAPA sekaligus Ketua Dewan Eksekutif LAMSPAK, Prof. Dr. M. R. Khairul Muluk, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan DPP IAPA, Prof. Dr. Hasniati, S.Sos., M.Si., Ketua DPD IAPA Bali, Dr. Dra. A. A. Ayu Dewi Larantika, S.E., M.Si., GKM Program Studi Magister Administrasi Publik Universitas Warmadewa, Dr. Victorius Adventius Hamel, S.Th., M.Si., serta Dekan Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H., M.Hum. Seminar dipandu oleh I Putu Adi Permana Putra, S.AP., M.AP.
Ketua Panitia sekaligus Ketua DPD IAPA Bali, Dr. Dra. A. A. Ayu Dewi Larantika, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bentuk sinergi antara Program Studi Magister Administrasi Publik Universitas Warmadewa, dengan FISIP Universitas Warmadewa, dan IAPA Bali dalam mendukung penguatan budaya mutu, khususnya dalam menghadapi implementasi instrumen akreditasi LAMSPAK.
Ia menjelaskan bahwa peserta seminar tidak hanya berasal dari Program Studi Administrasi Publik, tetapi juga diikuti oleh program studi Ilmu Pemerintahan, program studi Hubungan Internasional, tim akreditasi dari berbagai perguruan tinggi, anggota IAPA Bali, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta secara luring dan daring.
"Melalui seminar ini kami berharap dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya budaya mutu serta mendorong komitmen setiap program studi dalam mengimplementasikan budaya mutu secara berkelanjutan. Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah penguatan tata kelola dan dokumentasi, khususnya pada kriteria-kriteria yang menjadi fokus dalam proses akreditasi LAMSPAK," ujarnya.
Selain meningkatkan kapasitas pengelolaan mutu, seminar ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antaranggota asosiasi keilmuan, khususnya di bidang administrasi publik maupun disiplin ilmu lainnya, sehingga mampu membangun jejaring kerja sama dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi di Bali.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa budaya mutu merupakan fondasi utama dalam membangun perguruan tinggi yang unggul di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
"Mutu tidak hanya menjadi tanggung jawab unit penjaminan mutu, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam seluruh proses penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi. Budaya mutu harus menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika agar setiap proses akademik maupun tata kelola berjalan secara berkelanjutan dan menghasilkan peningkatan kualitas institusi," ungkapnya.
Ia berharap seminar nasional ini mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penguatan budaya mutu pada tingkat UPPS maupun program studi sehingga dapat meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat pencapaian akreditasi, serta menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
"Saya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya melalui diskusi yang aktif, terbuka, dan konstruktif. Semoga berbagai pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat diimplementasikan dalam pengembangan institusi masing-masing demi mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing," tutupnya.
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Kamis, 28 Agustus 2025
FH Unwar Gelar Semnas Reformasi KUHP Bersama Akademisi dan Praktisi Hukum
Kamis, 28 Agustus 2025