MALAM GRAND FINAL JEGEG BAGUS WARMADEWA 2019
Rabu, 06 November 2019
I Gst Ayu Intan Chandra Dewi dan Ida Bagus Brahmanda A. terpilih menjadi Jegeg Bagus Warmadewa Tahun 2019 pada malam Grand Final Jegeg Bagus Warmadewa yang di selenggarakan di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar Sabtu, 26 Oktober 2019. Sebagai RUP I Jegeg Warmadewa : Putu Silvia Purnamaleni, Sebagai RUP I Bagus Warmadewa Kadek Arif Septiawan Putra dan Sebagai RUP II Jegeg Warmadewa Gek Binta Wiattika, RUP II Bagus Warmadewa I Putu Bagus Krisna Santosa.
Acara dihadiri oleh Sekretaris Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Wakil Rektor I Universitas Warmadewa, Wakil Dekan III Fakultas pertanian, Wakil Dekan I Fakultas Sastra Unwar, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ka. BAAK Unwar, dan Undangan lainya. Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan surya Bratha Amungkah Tejaning Kauripan menjadi tema pada acara pemilihan Jegeg bagus Universitas Warmadewa tahun 2019. "Pada tahun ini kita mengambil tema surya Bratha Amungkah Tejaning Kauripan dan diharapkan jegeg bagus yang terpelih nantinya dapat menjadi pemimpin yang dapat menyinari anggotanya"ungkapnya. Selin itu kegiatan ini bertujuan menciptakan duta kampus dan menjadi contoh dalam ranah mahasiswa dalam berorganisasi dan berkreativitas.
Rektor Universitas Warmadewa yang diwakili oleh Wakil Rektor I Universitas Warmadewa Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. berharap kepada dewan juri dalam melakukan proses penjurian harus mengedepankan prinsip objektif, dan apalagi dalam proses penjurian ada dewan juri dari ranah internal. "Ini tidak menjadi kesemapatan untuk memihak kepada salah satu perserta" tegasnya Menurutnya Lomba jegeg bagus ada 3 hal yang menjadi tolak ukir utama, yakni brain, beauty dan behavior 3 hal tersebut menjadi kesatuan yang sangat penting sehingga hal tersebut harus seimbang antara satu dengan lainya dalam rangka menciptakan kualitas personalyg unggul.
Selain itu Wakil Rektor I Universitas Warmadewa mengatakan Intrapersonal skill dan interpersonal skill merupakan hal wajib yang harus dimiliki mahasiswa karena nantinya output dari sebuah perguruan tunggi haru menguasai kedua hal tersebut. " diluar skil dalam bidang akademik, pengetahuan dibidang non akademik juga di perlukan dan saya berharap semoga yang menjadi juara pada saat pemilihan ini dapat menjadi juara di tingkat yang lebih tinggi khususnya menjadi duta pariwisata provinsi bali" ungkapnya.
Ketua Yayayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali yang di wakili oleh Sekretaris Yayasan Ir. I Ketut Sugihantara, M.SA mengajak seluruh civitas akademika unwar selalu bersemangat dengan tetap menjungjung spirit sri ksari warmadewa. dimana hal tesebut terimplemenntasi dari sapta bayu dan menjadi suatu tolak ukur dalam berkegiatan di universitas warmadewa. "ini adalah karakter kewarmaadewan. Karena ini yang ingin kita bangun, ingin kita kembangkan dan ingin kita laksanakan, semua ada di sapta bayu" tegasnya. Menurutnya Saptabayu tidak cukup kita hafal saja, dan diemengerti saja. Harus dijalankan dan dipakai pedoman hidup dalam bermasyarakat.
Bekaitan dengan kegiatan Pemilihan jegeg bagus warmadewa ia berharap dewan juri bisa menakanka apa yang menjadi junjungan kita bersama di universitas warmadewa. "Saya harap dalam saat penjurian jika ada timbulnya pertanyaan agar diselipkan implementasi sapta bayusaya dan juga agar jegeg bagus warmadewa ini mampu sebagai icon universitas warmadewa" pungkasnya.
Humas Bappsik Unwar
Melaporkan
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar dan Yayasan Kota Kita Gaungkan Kolaborasi Kota Berkelanjutan lewat USF ke-11
Jumat, 10 Oktober 2025