Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Monitoring dan Evaluasi KKN-PMM Nasional Periode II dan Desa Binaan Tahun 2026

Sabtu, 01 Agustus 2026

Card image

Karangasem – warmadewa.ac.id 

Universitas Warmadewa bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN-PMM Nasional Periode II dan Program Desa Binaan Tahun 2026 di Kantor Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama kedua perguruan tinggi dalam memastikan pelaksanaan program KKN-PMM Nasional berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Selain mengevaluasi capaian program, monev juga bertujuan mengidentifikasi kendala di lapangan serta menyusun langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pengabdian kepada masyarakat, sehingga program yang dijalankan mampu berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Universitas Warmadewa dan UGM melaksanakan sejumlah program pemberdayaan yang berfokus pada penguatan potensi desa. Pada sektor ketahanan pangan, mahasiswa mendampingi masyarakat dalam pengembangan budidaya melon serta penerapan teknik pemupukan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Di bidang peternakan, tim KKN memperkenalkan pengolahan pakan ternak berbasis silase sebagai alternatif penyediaan pakan yang lebih efisien dan berkelanjutan, sehingga mampu menekan biaya produksi dan mendukung ketahanan pakan bagi peternak.

Pada sektor pariwisata, mahasiswa turut mendukung pengelolaan potensi wisata desa melalui pengembangan Kastala Tracking sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Sementara di bidang lingkungan, program difokuskan pada konservasi mata air serta penanaman pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan sumber daya air, dan mendukung keberlanjutan ekosistem desa.

Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan edukasi transaksi digital kepada pelaku UMKM serta memberikan pendampingan dalam meningkatkan visibilitas usaha melalui pemanfaatan platform digital. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pemasaran produk lokal, meningkatkan daya saing usaha masyarakat, serta mendorong transformasi ekonomi desa berbasis digital.

Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP, menyampaikan bahwa kolaborasi KKN Nasional antara Universitas Warmadewa dan UGM telah berlangsung selama tiga tahun. Menurutnya, program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui kolaborasi langsung dengan masyarakat desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

Selain program KKN Nasional, Prof. Suranaya juga mengungkapkan bahwa Program Desa Binaan yang telah memasuki tahun ketiga mulai menunjukkan hasil nyata melalui berbagai produk dan inovasi yang dikembangkan bersama masyarakat. Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga menghasilkan program-program yang tidak hanya selesai pada masa pelaksanaan KKN, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian desa.

Sementara itu, Sekretaris Camat Bebandem, I Wayan Suradnya, S.IP., yang mewakili Camat Bebandem, berharap pengalaman KKN menjadi laboratorium kehidupan bagi mahasiswa. Ia juga mendorong agar kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, Universitas Warmadewa, dan UGM terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan dan riset yang memberikan manfaat serta dampak positif bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Karangasem, mengapresiasi pelaksanaan KKN-PMM Nasional di Kabupaten Karangasem. Ia berharap mahasiswa dapat terus menghadirkan inovasi di bidang pengembangan produk unggulan desa, strategi pemasaran hasil pertanian, pengelolaan sampah, mitigasi bencana, serta pemberdayaan masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan mampu menciptakan manfaat berkelanjutan, meningkatkan nilai tambah potensi lokal, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa di Kabupaten Karangasem.