Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Pelantikan Dokter ke-33: FKIK Unwar Kukuhkan 22 Dokter Muda Siap Mengabdi

Sabtu, 11 Oktober 2025

Card image

Denpasar – warmadewa.ac.id
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) kembali menggelar Pelantikan Dokter ke-33 dengan melantik dan mengukuhkan 22 dokter baru. Acara berlangsung khidmat di Ruang Gunapriya Dharmapatni Mandapa (GDM) I pada Sabtu (11/10/2025).

Rangkaian prosesi diawali dengan upacara Mejaya-jaya, dilanjutkan pengucapan lafal dan pengukuhan sumpah dokter di hadapan rohaniwan, serta penandatanganan lafal sumpah. Selanjutnya dilakukan pelantikan dan penyerahan ijazah, penyematan alumni kepada para dokter baru, penyerahan dokter baru FKIK Unwar kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bali, serta penyerahan sumbangan sosial sebagai wujud kepedulian lulusan kepada masyarakat. Dalam pelantikan ini, dr. Ida Bagus Ananta Dharma, S.Ked., meraih nilai tertinggi baik pada OSCE maupun CBT UKMPPD dengan skor 86,66.

Dekan FKIK Unwar, dr. Made Indra Wijaya, MARS., Ph.D., FISQua., dalam sambutannya menekankan pentingnya profesionalisme, adaptabilitas, dan integritas dalam menjalankan profesi kedokteran. Ia juga mengingatkan para dokter muda untuk mengutamakan mutu pelayanan dan efisiensi biaya. “Dokter tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik, tetapi juga harus bijak menyesuaikan kondisi dan kemampuan pasien,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada orang tua atas dukungan dan doa yang mengantarkan putra-putrinya menyelesaikan pendidikan kedokteran. Made Indra berharap para dokter baru dapat mengamalkan ilmu dengan sepenuh hati, menjadi kebanggaan keluarga, serta menjaga nama baik almamater Universitas Warmadewa.

Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., turut memberikan sambutan dan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam keberhasilan para lulusan. Ia menegaskan bahwa tantangan dunia medis semakin kompleks, sehingga peningkatan kualitas dan kompetensi lulusan menjadi prioritas utama Unwar. “Profesi dokter menuntut pembelajaran sepanjang hayat. Seiring kemajuan teknologi dan munculnya penyakit baru, dokter harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya,” pesannya.