Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Peningkatan Produktivitas Lahan Tukad Empelan Terbin Desa Sumerta Kelod -KKN Kelompok 62 Universitas Warmadewa

Jumat, 17 Februari 2023

Card image

Universitas Warmadewa pada tahun 2023 menyelenggarakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diikuti 2.000 mahasiswa dengan mengusung tema “Optimasi Potensi Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat guna Meningkatkan Ketahanan Pangan“ dari tanggal 01-28 Februari 2023.  Salah satu desa yang masuk ke dalam program KKN tersebut adalah Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur dimana kelompok KKN 62 yang bertugas terdiri dari 29 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Teknik.

Dosen pembimbing Dr. I Dewa Ayu Eka Pertiwi SE.,Ak.,M.SA. telah melakukan kegiatan peningkatan produktivitas lahan di bantaran terbin milik masyarakat Desa Sumerta Kelod guna mendukung terwujudnya Desa Sumerta Kelod sebagai Desa Edu-ekowisata. Sebagai salah satu program kerja utama mahasiswa KKN kelompok 62, kegiatan ini memiliki tujuan mengubah lahan yang belum digunakan secara optimal di bantaran sungai (dekat terbin) menjadi lahan yang lebih produktif untuk bercocok tanam sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian komunitas tani yang memang bertempat tinggal di sekitar lahan tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, selama kurang lebih tiga minggu, mahasiswa KKN kelompok 62 beserta dosen pendamping KKN dan didukung penuh oleh perangkat Desa Sumerta Kelod telah melakukan beberapa aktivitas seperti: pembersihan lahan dari sampah dan tanaman merambat (dibantu oleh perangkat Desa Sumerta Kelod dan DLHK Kota Denpasar), penggemburan lahan kembali, penanaman bibit sayur-sayuran dan tanaman obat keluarga, hingga pembuatan jembatan dari bahan kayu yang ditujukan untuk mempermudah akses warga untuk mencapai lokasi lahan tersebut. Saat penyerahan lahan kembali kepada perangkat Desa Sumerta Kelod dan komunitas tani Tukad Empelan Terbin pada Kamis 23 Februari 2023. Dari hasil dari program kerja mahasiswa kelompok 62 ini mendapatkan apresiasi positif, baik dari perwakilan komunitas tani Tukad Empelean Terbin maupun perangkat desa yang saat itu diwakili oleh Kepala Desa Sumerta Kelod I Gusti Ketut Anom Suardana dan Kepala Dusun Banjar Kepisah I Gede Eka Bayu Setiawan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ketahanan pangan dalam proses mengantisipasi inflasi yang sedang terjadi. Kreativitas mahasiswa sangat diapresiasi karena kawasan terbin yang dulunya merupakan tempat pembuangan sampah telah diolah dan diubah menjadi lahan tani yang layak bagi masyarakat sekitar. Ditambah dengan dibangunnya jembatan yang dapat mempermudah masyarakat untuk mengakses lokasi penanaman.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Sumerta Kelod I Gusti Ketut Anom Suardana dalam sambutannya saat serah terima dilakukan oleh mahasiswa KKN Kelompok 62 dan dosen pendamping. Ia juga mengatakan dilihat dari lokasinya yang berada di tengah kota (Government Service Centre) tentunya menjadi salah satu tantangan bagi mahasiswa untuk lebih berpikir kreatif dalam menciptakan inovasi sehingga yang telah dilakukan ini memang bukan hanya sekedar sebuah program kerja satu bulan tetapi memang akan dilanjutkan dan membantu masyarakat sekitar secara nyata. Kegiatan yang dilakukan ini diharapkan dapat mengembangkan lahan Tukad Empelan Terbin sebagai areal bercocok tanam yang tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh komunitas tani desa tetapi juga dapat menjadi sarana edu-ekowisata yang memadai, misalnya saja bagi anak-anak sekolah untuk dapat belajar bercocok tanam dan kembali ke alam mengenal berbagai jenis tanaman yang ada di lahan Tukad Empelan Terbin. Selain memiliki program kerja utama yang telah dilakukan, mahasiswa KKN Kelompok 62 Desa Sumerta Kelod juga memiliki beberapa program kerja lain yang telah dilakukan. Pertama, program bidang kebudayaan yang direalisasikan dalam program Bulan Bahasa Bali yang menjadi agenda rutin di Desa Sumerta Kelod. Kedua, program bidang kesehatan yang telah direalisasikan melalui program Posyandu Balita dan Peningkatan Gizi Lansia ke banjar-banjar di wilayah Desa Sumerta Kelod bekerja sama dengan tenaga puskesmas dan perangkat Desa. Ketiga, program bidang kelestarian lingkungan yang direalisasikan dengan program Bank Sampah dan Desa Kedas, meliputi mengubah sampah organik menjadi kompos yang dibuat dalam lubang-lubang biopori yang ada di halaman Kantor Kepala Desa Sumerta Kelod, kerja bakti rutin bersama masyarakat dan perangkat desa hingga membantu pemilahan sampah anorganik sesuai dengan karakteristiknya. Program terakhir, yaitu di bidang pendidikan yang direalisasikan melalui program mengajar Bahasa Inggris (fun-english teaching) kepada siswa-siswa di beberapa Sekolah Dasar yang tersebar di Desa Sumerta Kelod.