Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

PKM FE Unwar di Pura Dalem Nyanggelan Desa Yangbatu

Senin, 08 Agustus 2016

Card image

FAKULTAS Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Pura Dalem Nyanggelan, Desa Yangbatu, Kecamatan Denpasar Tirnur, Minggu (7/8) kemarin. PKM tersebut bertemakan "Mewujudkan Kepedulian terhadap Masyarakat sebagai Stakeholder Berdasarkan Tri Hita Karana". Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. mengatakan, PKM merupakan dharma ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia sendiri sangat mendukung kegiatan tersebut karena sebagai masyarakat kampus harus peduli terhadap lingkungan. "Apalagi jika dilakukan di lingkungan dekat dengan kampus Unwar," tukasnya. Menurut Sara, kegiatan PKM bisa dimulai dari tempat yang dekat seperti kampus, mengingat pola ilmiah  pokok Unwar adalah kebersihan lingkungan pariwisata. Lingkungan pariwisata membawa dampak positif dan negatif yang kadarnya hampir sama. Bahkan mungkin dampak negatif jauh lebih besar. "Jika kita tidak sadari itu, maka akan terancam banjir, kerusakan lingkungan itu karena masyarakat terlambat memikirkan penataan lingkungan," ujarnya. PKM dilakukan hampir setiap semester untuk program mahasiswa. Kegiatan PKM dari tahun ke tahun, sebagi suatu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan juga implementasi dari pola ilmiah pokok yang dimiliki di Unwar yaitu lingkungan pariwisata. Sehingga kegiatan yang dilakukan lebih ke pembinaan-pembinaan kepada masyarakat selain juga kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon. "Kita mencoba menumbuhkembangkan, menyadarkan masyarakat bahwa tidak akan ada orang lain yang peduli kecuali kita mulai dari diri kita sendiri, dari lingkungan terdekat, baru lingkungan yang lebih luas," ujarnya. Sebagai masyarakat Bali, tidak ada yang tidak mengenal Tri Hita Karana (THK). THK tidak hanya menyebut dan menghafal, namun juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Pada saat ini kita mulai dari filosofi yang pertama yaitu parahyangan dan jika dikaitkan dengan filosofi yang lain mengenal adanya tri angga dan kita sudah berada di utama angga," terangnya. Harapan ke depan, dengan pola ilmiah pokok tersebut pihaknya ingin memantapkan lagi untuk mengadakan MoU dengan pemda karena pihaknya ingin tampil paling depan jika berbicara soal lingkungan. Target untuk mahasiswa ke depan dengan penerapan pola ilmiah pokok yang diterapkan di kampus diharapkan setiap langkah dan kegiatan harus berpikir untuk mengedepankan kelestarian lingkungan. Jero Bendesa Yangbatu I Gusti Made Sutarji mengapresiasi kegiatan PKM FE Unwar tersebut. Hal ini merupakan salah satu wujud nyata dari bentuk pengabdian mahasiswa yang diterima masyarakat dengan segala bentuk bantuan. Diakui, pihaknya membutuhkan banyak hal terutama untuk pemeliharaan Pura Dalem Nyanggelan. "Karena Pura Dalem tidak hanya berdiri sendiri, namun juga berkaitan dengan Pura Kahyangan, Pura Mrajapati dan kuburan. Di sini sangat kami butuhkan terutama tenaga untuk membantu kami. Dalam hal ini sangat membantu kami dalam hal membersihkan lingkungan pura dan kuburan dan kami juga dibantu penghijauan, sehingga lingkungan kuburan kami ini bisa menjadi paru-paru di desa pakraman itu sendiri," paparnya.