Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

PKM Pelestarian Prasasti di Gelgel, Klungkung

Kamis, 28 November 2019

Card image

Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa menyelenggarakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tentang Pelestarian Dua Lembar Prasasti di Desa Gelgel, Klungkung pada hari Minggu, 17 November 2019 di Pura Ibu Kawitan Pasek Gelgel Bendesa Tangkas Kori Agung, Klungkung Acara dihadiri oleh Bendesa Pura Dasar Bhuana Klungkung, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unwar, Ahli Epigrafi, Bendesa adat Gelgel, dan pengempon Pura Ibu Kawitan Pasek Gelgel Bendesa Tangkas Kori Agung.

Bendesa Pura Dasar Bhuana Gelgel Prof.Dr. A. A. Bagus Wirawan, SU memberikan apresiasi terhadap Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Unwar dalam melestarikan budaya dan prasasti. Pura ini memiliki 2 lembar prasasti dipegang oleh Raja dahulu dan sekarang diwariskan kepada penglingsir Pura ini. Dulunya keluarga disini dipercaya sebagai "jan bangul" atau keluarga yang dipercaya sebagai pengempon/pengelola "jero mangku" Pura Dasar Bhuana Gelgel. Sehingga, kepercayaan tersebut secara turun temurun masih dipegang oleh keluarga ini hingga sekarang. Di Pura ini yang lokasinya berdekatan dengan Pura Dasar Bhuana memiliki 2 keping prasasti dari Tembaga dan perak bertuliskan bahasa kawi. Prasasti inilah akan dibaca aksaranya oleh alhi epigrafi, sehingga isinya dapat diketahui oleh pengempon Pura dan dapat dilestarikan oleh genarasi berikutnya.

Ahli Epigrafi Bali, Drs. I Gusti Ngurah Tara Wiguna, M,Hum menyampaikan bahwa terkait dengan Program Hibah Pengabdian Masyarakat tentang pelestarian dua lembar prasasti yang ada di Pura ini. Prasasti yang dibuat dengan perunggu dan perak dengan memakai aksara Bali bahasa kawi. Prasasti-prasati yang serupa ini biasanya merupakan perintah dari raja yang diberikan kepada keluarga-keluarganya. Dalam prasasti ini biasanya berisikan berbagai informasi dan tugas-tugas yang diberikan raja kepada leluhur serta keturunan keluarga di Pura ini. Untuk arti lebih lanjut yang tercantum dalam prasasti perlu dilakukan pembacaan secara teliti, Selain itu, untuk menjaga kelestariannya akan dilakukan konservasi/perawatan sesuai prinsip2 arkeologi.

Penerima Hibah Pengabdian yang merupakan Dosen Unwar, Dr. Drs I Made Mardika M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan bentuk kemitraan pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian warisan budaya yang ada di Pura ini. Di Pura ini terdapat dua lembar prasasti yang terbuat dari bahan Perak dan bahan Perunggu. Program ini memiliki dua tujuan penting yang ingin dilaksanakan, yang pertama adalah mengetahui isi prasasti dan kaitannya dengan sejarah latar belakang Pura Ibu Kawitan Pasek Gelgel Tangkas Kori Agung. Sehingga ada semacam bukti sejarah yang outentik untuk menjelaskan tentang Pura ini. Tujuan yang kedua adalah melestarikan prasasti yang merupakan bukti sejarah budaya masa lalu agar mampu diwariskan kepada generasi berikutnya.

Prasasti ini supaya bisa lestari dan dijadikan pegangan oleh lintas generasi dalam hal pemberdayaan masyarakat, agar mereka memiliki rasa bangga, rasa mendukung dalam melestarikan budaya. kegiatan PKM ini telah berhasil melakukan pembacaan, transkripsi tulisan, penerjemahan bahasa hingga merumuskan makna yang tersurat dalam prasati. Disamping itu telah pula diupayakan demo strategi pelestarian warisan budaya dari bahan logam. Sekaligus melakukan pendokumentasian audiovisual dua bentuk PKM warisan budaya di Desa Gelgel, Klungkung.

Humas BAPPSIK Melaporkan.