Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

PMHD Unwar Gelar Diklat Asta Brata Perkuat Sofskill Lulusan dan Kader Pemimpin Bali

Sabtu, 15 Oktober 2016

Card image

Setelah  menggelar upacara  mahsisya upanayana bagi hasiswa baru yang beragama Hindu,Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma ( PMHD) Unwar, Sabtu (14\10) kemarin menggelar pendidkan dan pelatihan ( Diklat) Asta Brata. Pelatihan selama tiga hari dipusatkan  di Wantilan Pura Sakenan, Denpasar.Pelatihan diawali dengan persembahyangan bersama dipimpin Wakil Ketua Umum PMHD Unwar  Kadek  Dwi Mahendra Putra. Pelatihan dibuka Rektor Unwar diwakili WR III, Dr. I Wayan Parwata,M.T. dihadiri Wakil Ketua  Yayasan Kesejahteraan Korpri Prov. Bali, I Ketut Sugihantara. Kadek Dwi Mahendraputra  didampingi Ketua Panitia,  I Gede Pradina Utama menjelaskan pelatihan kepemimpinan dan manajemen ala Hindu ini diikuti 205 orang mahasiswa baru. Tujuannya untuk melahirkan kader pemimpin mahasiswa Hindu. Mereka yang lulus akan dilantik menjadi pengurus PMHD Unwar.

Saat itu juga dilaunching majalah Maha Widya PMHD Unwar edisi kedua serta temu alumni. Mahaputra menegaskan kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun  dan tahun ini sudah memasuki  tahun ke -11. Pelatihan Asta Brata sengaja dilakukan di kawasan suci untuk memberi pencerahan kepada peserta PMHD Unwar untuk selalu berbuat demi kebenaran. Pelatihan juga mendatangkan sejumlah nara sumber dari unsur PHDI, juga diisi pelatihan yoga, membuat canang sari  dan makidung serta ceramah soal tata cara busa ke pura yang benar. Kegiatan ini dilanjutkan dengan  lomba busana adat ke pura. Paiketan Alumni PMHD Unwar, Dwija Suastana mengatakan peserta diklat ini adalah kader-kader berkualitas Hindu, kader pemimpin Unwar sekaligus kader pemimpin Bali ke depan. Jadikan PMHD sebagai sarana media pembelajaran dan melatih diri serta membangun networking. Di samping itu perkuat diri dengan penguasaan bahasa asing.

WR III I Wayan Parwata memberi apresiasi diadakan Diklat Asta Brata di kawasan suci. Diklat ini bagian dari sofskill guna menjadi lulusan Unwar berkualitas. Mereka ini adalah kader pemimpin mulai dari keluarga hingga masyarakat. Dia berharap dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Kendari, didominasi mahasiswa seni. Ke depan Peksiminas ini bisa diisi oleh PMHD Unwar. Mahasiswa PMHD Unwar juga diminta mempersiapkan diri  untuk mengikuti  studen exchanges dengan kampus di Auatralia dan Inggris mulai 2017. Dari kegiatan ini, kata Parwata, juga bisa dijadikan bahan membuat skripsi dan PKM guna mendapat dana Dikti. Pemimpin, kata dia, adalah orang yang memahami, mengetahui dan memberi  arti dan menilai dirinya sendiri.  Makanya dia menegaskan agenda ini adalah memperkuat sofskill mulai dari menjalin komunikasi dan bekerjasama.

Dia ingatkan  mahasiswa Unwar memperkuat jati dirinya dengan spirit  Sapta Bayu sebagai membentuk insan Unwar yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual . Pembina PMHD Unwar , Dewa  Bagus Sumantra   berharap lewat Diklat Asta Brata mahasiswa Hindu mampu mengalahkan musuh utamanya yakni dalam diri sendiri. Jika sudah mampu dia yakin akan mampu mengalahkan persaingan dunia luar. Wakil Ketua Yayasan Ketut Sugihantara menegaskan Diklat ini   mampu membuka pikiran mahasiswa serta  mempertajam keilmuan yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat banyak. Dia juga memaparkan materi politik ala Hndu.(025)