PMHD Unwar Gelar Diklat Asta Brata Perkuat Sofskill Lulusan dan Kader Pemimpin Bali
Sabtu, 15 Oktober 2016
Setelah menggelar upacara mahsisya upanayana bagi hasiswa baru yang beragama Hindu,Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma ( PMHD) Unwar, Sabtu (14\10) kemarin menggelar pendidkan dan pelatihan ( Diklat) Asta Brata. Pelatihan selama tiga hari dipusatkan di Wantilan Pura Sakenan, Denpasar.Pelatihan diawali dengan persembahyangan bersama dipimpin Wakil Ketua Umum PMHD Unwar Kadek Dwi Mahendra Putra. Pelatihan dibuka Rektor Unwar diwakili WR III, Dr. I Wayan Parwata,M.T. dihadiri Wakil Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Prov. Bali, I Ketut Sugihantara. Kadek Dwi Mahendraputra didampingi Ketua Panitia, I Gede Pradina Utama menjelaskan pelatihan kepemimpinan dan manajemen ala Hindu ini diikuti 205 orang mahasiswa baru. Tujuannya untuk melahirkan kader pemimpin mahasiswa Hindu. Mereka yang lulus akan dilantik menjadi pengurus PMHD Unwar.
Saat itu juga dilaunching majalah Maha Widya PMHD Unwar edisi kedua serta temu alumni. Mahaputra menegaskan kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun dan tahun ini sudah memasuki tahun ke -11. Pelatihan Asta Brata sengaja dilakukan di kawasan suci untuk memberi pencerahan kepada peserta PMHD Unwar untuk selalu berbuat demi kebenaran. Pelatihan juga mendatangkan sejumlah nara sumber dari unsur PHDI, juga diisi pelatihan yoga, membuat canang sari dan makidung serta ceramah soal tata cara busa ke pura yang benar. Kegiatan ini dilanjutkan dengan lomba busana adat ke pura. Paiketan Alumni PMHD Unwar, Dwija Suastana mengatakan peserta diklat ini adalah kader-kader berkualitas Hindu, kader pemimpin Unwar sekaligus kader pemimpin Bali ke depan. Jadikan PMHD sebagai sarana media pembelajaran dan melatih diri serta membangun networking. Di samping itu perkuat diri dengan penguasaan bahasa asing.
WR III I Wayan Parwata memberi apresiasi diadakan Diklat Asta Brata di kawasan suci. Diklat ini bagian dari sofskill guna menjadi lulusan Unwar berkualitas. Mereka ini adalah kader pemimpin mulai dari keluarga hingga masyarakat. Dia berharap dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Kendari, didominasi mahasiswa seni. Ke depan Peksiminas ini bisa diisi oleh PMHD Unwar. Mahasiswa PMHD Unwar juga diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti studen exchanges dengan kampus di Auatralia dan Inggris mulai 2017. Dari kegiatan ini, kata Parwata, juga bisa dijadikan bahan membuat skripsi dan PKM guna mendapat dana Dikti. Pemimpin, kata dia, adalah orang yang memahami, mengetahui dan memberi arti dan menilai dirinya sendiri. Makanya dia menegaskan agenda ini adalah memperkuat sofskill mulai dari menjalin komunikasi dan bekerjasama.
Dia ingatkan mahasiswa Unwar memperkuat jati dirinya dengan spirit Sapta Bayu sebagai membentuk insan Unwar yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual . Pembina PMHD Unwar , Dewa Bagus Sumantra berharap lewat Diklat Asta Brata mahasiswa Hindu mampu mengalahkan musuh utamanya yakni dalam diri sendiri. Jika sudah mampu dia yakin akan mampu mengalahkan persaingan dunia luar. Wakil Ketua Yayasan Ketut Sugihantara menegaskan Diklat ini mampu membuka pikiran mahasiswa serta mempertajam keilmuan yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat banyak. Dia juga memaparkan materi politik ala Hndu.(025)
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Jumat, 12 September 2025