Prodi MRIL Gelar International Conference for Collaboration of Fields, Disaster Mitigation, and Infrastructure Development
Rabu, 21 Februari 2024
Program Studi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa menggelar International Conference for Collaboration of Fields, Disaster Mitigation, and Infrastructure Development (ICCF-DMID) secara hybrid pada Rabu (21/02/2024). Adapaun narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Prof. Dr. Manlian Ronald. A Simanjuntak, ST., MT., M. Min., IPU., ASEAN. Ang (Board of Unit Costruction Service and Business Implementation Development), Prof. Dr. Eng. Kiyonobu Kasama (Kyushu University), Ang Hwie Ling., B. Eng (civil) M.Sc. (civil) MBA (Surbana Jurong Consultants), Ir. Wayan Mandia, MT. (Hutama Karya Infrastruktur), Asst. Prof. Ts. Sr Dr. Nadzirah Hj. Zainordin (UCSI University), Asst. Prof. Dr. Deprizon Syamsunur (UCSI University), Ts. Sr. Khoo Sui Lai (UCSI University), Alfinna Mahya Ummati (National Central University), Prof. Dr. I Wayan Sutapa, M.Eng (Universitas Tadulako), dan Dr. Lisa Oksri Nelfa, S.T., M.T., M.Sc (Universitas Trisakti).
Ka. Prodi MRIL yang sekaligus Ketua Panitia Dr. Ir. Putu Ika Wahyuni, S.T., M.Si. M.T., menyampaikan konferensi ini didukung oleh 5 negara yaitu Jepang, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Timor Leste dengan jumlah peserta internasional sebanyak 30 orang dan nasional sebanyak 103 orang. Adapun untuk jumlah peserta dari kalangan dosen sebanyak 42 orang, mahasiswa S1 sebanyak 31 orang, dan mahasiswa S2 sebanyak 40 orang dengan luaran yang ditargetkan yaitu proseding terindeks SCOPUS, jurnal kerja sama terindeks SCOPUS dan juga terindeks SINTA. Ia mendorong setiap peserta untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi, presentasi, dan seminar selama konferensi berlangsung.
“Kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun aliansi yang signifikan, memupuk konsep-konsep inovatif dan merancang lintasan yang memastikan masa depan yang aman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang”, pungkasnya.
Harapan yang dapat disampaikan dari hasil konferensi ini adalah prosiding dan luaran jurnal kerja sama dapat terwujud serta pendanaan untuk publikasi yang telah diproses sebelumnya dapat direalisasikan. “Saya berharap konferensi ini dapat menjadi pendorong bagi kemajuan yang signifikan dan bertahan lama, membina kemitraan produktif yang melampaui keterbatasan, dan mewujudkan perubahan positif dalam lanskap global kita”, ungkapnya.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., mengatakan bahwa suatu kehormatan bagi Unwar untuk menjadi tuan rumah dalam pertemuan penting yang didedikasikan untuk mengatasi salah satu tantangan paling mendesak di zaman ini. Ia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada co-host yaitu Universitas Ngurah Rai, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Andalas, Universitas Pelita Harapan, Universitas Narotama, Universitas Tarumanegara, dan Universitas Unifa Makasar, atas kerja sama dan dukungannya dalam menyelenggarakan acara ini. Kemitraan ini sangat berperan dalam memastikan keberhasilan konferensi ini. Lebih lanjut dalam menghadapi bencana alam yang semakin sering terjadi dan parah, dikatakan bahwa kebutuhan untuk menciptakan infrastruktur yang tangguh menjadi semakin mendesak. Dengan konferensi yang berfokus pada sub-tema seperti material, teknik dan pengembangan teknologi, inovasi desain konstruksi, serta sistem peringatan dini, pihaknya siap untuk terlibat dalam diskusi mendalam dan membentuk solusi inovatif.
Kebutuhan akan kolaborasi dalam upaya ini tidak dapat dilebih-lebihkan. Melalui upaya kolektif, memanfaatkan keahlian dan wawasan individu dan lembaga dari berbagai latar belakang ini benar-benar dapat membuat kemajuan menuju ketahanan terhadap bencana. Mulai dari pengembangan teknologi industri konstruksi kolaboratif hingga desain arsitektur pariwisata yang tahan bencana yangmana setiap aspek infrastruktur harus diteliti dan diperkuat.
Rektor Unwar mengajak semua pihak untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk bertukar ide, berbagi praktik terbaik, dan memupuk kemitraan yang tidak hanya akan meningkatkan pemahaman namun juga mendorong tindakan nyata. Dengan berkolaborasi akan memiliki kekuatan untuk mengubah lanskap ketahanan terhadap bencana dan memastikan masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Prof. Dr. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., pada kesempatan ini mengaku bangga bisa menjadi tuan rumah acara yang menunjukkan pentingnya mitigasi bencana bagi pembangunan infrastruktur. Tema konferensi ini dikatakan sangatlah penting. Sebagaimana diketahui bahwa Bali mempunyai potensi yang sangat besar di bidang pariwisata sehingga mitigasi bencana merupakan suatu keharusan bagi masa depan Bali, baik dari segi ekonomi maupun budaya. Hal ini juga merupakan bagian dari menjaga Bali tetap aman bagi generasi masyarakat lokal berikutnya. Pihaknya meyakini bahwa pembicara dalam konferensi ini dapat memberikan pendekatan baru dalam mitigasi dan pembangunan infrastruktur dan berharap acara ini dapat memberikan bekal bagi para dosen dan mahasiswa disini untuk meraih cita-citanya di masa depan. [dd]
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Kamis, 28 Agustus 2025
FH Unwar Gelar Semnas Reformasi KUHP Bersama Akademisi dan Praktisi Hukum
Kamis, 28 Agustus 2025