Program Studi Magister Sains Pertanian Gelar Workshop Kurikulum, RPS, dan SAP sekaligus tanda tangani kerjasama dengan instansi & stakeholder.
Kamis, 06 Agustus 2020
Program Studi Magister Sains Pertanian (MSP) Program Pascasarjana Universitas Warmadewa menggelar Workshop Kurikulum, RPS dan SAP pada hari senin, 3 Agustus 2020. Kegiatan diadakan di Ruang Sidang Sri Ksari Warmadewa Mandapa Unwar tersebut sekaligus dilaksanakan penandatanganan MOU dan KSO dengan DPD HKTI, DPD.HNSI, dan ALC Bali. Hadir dalam acara yakni Ketua Yayasan Kesejahteraan Koprpi Propinsi Bali, Rektor Universitas Warmadewa yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Direktur Program Pascasarjana, Dekan Fakultas Pertanian dan Dosen dilingkungan Prodi Magister Sains Pertanian serta narasumber workshop kurikulum Prof. Ir. Made Suparta Utama, M.S., P.hD.
Ketua Program Studi Magister Sains Pertanian Dr. Ir. I Dewa Nyoman Sudita, M.P dalam laporanya mengatakan melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru kita sudah mampu untuk mendapatkan 7 orang mahasiswa. Menurutnya dari perjalanan yang telah dihadapi untuk promosi, salah satu kendala yang dihadapi adalah status program studi yang belum terakreditasi Minimal B. Sehingga beberapa instansi yang mensyaratkan Akreditasi B sebagi acuan utama belum bisa memberikan ijin belajar bagi karyawanya yang ingin melanjutkan studi S2 "Tidak sampai disana saja, Kami akan terus berjuang untuk promosi menawarkan program studi yang kita miliki saat ini. Selain itu target kami dalam waktu 6 bulan ini harapan kita di Program Studi Magister Sains Pertanian bisa meluncurkan 1 jurnal". Ungkapnya.
Direktur Program Pascasarjana Universitas Warmadewa Dr. Dra. A. A. Rai Sita Laksmi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan prodi MSP merupakan prodi baru yang ijinya baru keluar 8 januari 2020. Sebagai prodi baru, hal pertama yang ditentukan adalah arah dan tujuan sesuai dengan visi misi unwar yakni bermutu berwawasan ekowisata dan go global tahun 2034. "Penyusunan kurikulum ini merupakan sebuah keharusan yang harus dijalankan dari setiap masing prodi. Oleh sebab itu workshop ini sangat penting dilakaukan untuk penyelenggaran kegiatan pembelajaran nantinya. Ia berharap prodi MSP PPs unwar mampu menghasilkan kurikulum dan juga mengahsilkan mahahsiswa yang berkualitas dan memiliki ciri , sehingga mampu bersaing di masyarakat nanitnya.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinai Bali Dr. Drs. A. A Gede Oka Wisnumurti, M.Si menjelasakan mengucapkan selamat kepada Direktur Program Pascasarjana karena di tahun 2020 sudah ada 2 program studi yang lahir Sehingga Program Pascasarjana telah memiliki 7 program studi. Menurutnya 7 program studi tersebut mencirikan nilai-nilai sapta Sapta Bayu. "Magister sains pertanian sangat berbeda dengan yang lainya. Karena di MSP ini akan memberikan ruang yang luas bagi lulusan S1 yang ingin melanjutkan ke S2 apapun latar belakang pendidikan S1nya, yang berkaitan dengan pertanian bisa ikut bergabung bersama MSP. Untuk itu penyusunan kurikulum pada hari ini sangat penting. Dalam penyusunan kurikulum ada 3 aspek yang harud dibperhatikan salah satunya adalah spirit sapta bayu" paparnya. Selain itu pihaknya yakin Ketika masyarakat menilai tentang lulusan warnadewa masyarakat akan tau bahwa lulusan warmadewa memiliki spirit berbeda dari lulusan lainya yakni spirit sapta bayu.
Humas Unwar
Melaporkan
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar dan Yayasan Kota Kita Gaungkan Kolaborasi Kota Berkelanjutan lewat USF ke-11
Jumat, 10 Oktober 2025