Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

SEMINAR NASIONAL "Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pengembangan Kawasan Berbasis Ekowisata Menuju Bali Era Baru"

Selasa, 17 Desember 2019

Card image

Universitas Warmadewa Melalui Lembaga Penelitian (LEMLIT) Universitas Warmadewa menyelenggarakan Seminar Nasional "Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pengembangan Kawasan Berbasis Ekowisata Menuju Bali Era Baru" di Ruang Sidang Sri Ksari Warmadewa Mandapa Unwar Jumat, 13 Desember 2019. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, dan dihadiri oleh Rektor Universitas Warmadewa, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Sekretaris Program Pascasarjana, Para Dekan dilingkungan Unwar, Ka LEMLIT, Ka.SPI para dosen dan Pejabat Struktural serta peserta yang hadir.

Ketua Panitia Penyelenggara Dr. Ir. I Gusti Agung Putu Eryani, M.T mengatakan bahwa tema Seminar tersebut adalah Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pengembangan Kawasan Berbasis Ekowisata Menuju Bali Era Baru menurutnya sumber daya air secara menyeluruh terpadu dan terintegrasi untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat. penelitian dari kementerian lingkungan hidup Tahun 2009 menyatakan bahwa Bali sudah mengalami krisis air atau ketersediaan air sudah tidak mencukupi sesuai dengan ketentuannya. Oleh karena itu peran masyarakat dalam rangka menjaga kelestarian dan kebersihan air perlu dilaksanakan. "Air adalah sumber kehidupan bagi mahluk hidup, apalagi saat ini indonesia sudah mengalami krisis air sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh kementrian lingkungan hidup, disinilah peran serta masyarakat untuk dapat ikut serta menjaga, melestarikan sumber daya air yang kita miliki"paparnya dalam laporan. Lebih lanjut dikatakan kegiatan seminar tersebut dislenggrakan guna mendukung konservasi air dan tanah serta mendukung program gubernur Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru serta jmendukung visi dan misi unwar yakni bermutu, berwawasan ekowisata dan go global 2034.

Rektor Universitas Warmadewa Prof.dr. Dewa Putu Widjana, DAP & E Sp.ParK mengatakan bahwa air dan lingkungan adalah sebuah kesatuan yang saling berkaitan satu dengan lainya. dari penelusuran beberapa risalah bahwa air itu adalah sumber daya vital bagi kehidupan umat manusia. selain itu air juga merupakan penentu utama terkait dengan kehancuran suatu lingkungan. Lebih lanjut dikatakan air yang beraih merupakan cerminan dari kemakmuran sebuah kehidupan. "oleh karena itu diadakan seminar nasional di pagi ini mempunyai arti yang sangat penting bagi keberlangsung sunber daya air dan kehidupan kita. Dari semua data-data  dan fakta yang terjadi menandakan bahwa manusia haruslah mampu mengelola, menjaga dan melestarikan air yang sudah sangat terbatas, sehingga manusia di dunia ini tidak akan kekurangan air bersih" ungkapnya. selain itu jika pengelolaan air bisa diperbaiki, niscaya kerusakan lingkungan juga bisa kendalikan dan diminimalisir.


Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si mengatakan bumi ini sebagian besar adalah air. Jika dilihat dari sudut pandang agama hindu di dalam Bhuana Agung (Dunia/alam semesta) dan Bhuana Alit (Tubuh Manusia) unsur yang paling dominan adalah air. Oleh karena itu kedua unsur anatara Bhuana Agung (Dunia/alam semestra) dan bhuana alit (Manusia) harus seimbang. Kedua hal tersebut berkaitan, terlebih lagi Manusia yang harus selalu menjaga dan melestarikan sumber daya air yang ada.  menurutnya sebagai mahluk hidup yang mempunyai kelebihan dalam hal berpikir seharusnya mampu belajar dari tumbuhan "dimana ada tumbuhan yang rindang dan subur pasti terdapat sumber air bersih yang mengalir" hal tersebut seharusnya diikuti oleh masyarakat kita dimana kepadatan penduduk saat ini harusnya dapat memelihara dan menjaga sumber daya air yang ada.
Ketua Yayasan juga mengatakan bahwa tema dari seminar saat ini sangat kontekstual dengan visi univer…