Seminar Pasar Modal Indonesia dengan tema "Yuk Nabung Saham" pada Sabtu 6 Januari 2017
Sabtu, 07 Januari 2017
Acara dibuka oleh Rektor Universitas Warmadewa yg diwakiki oleh Wakil Rektor I dan dihadiri oleh WD I Fakultas Sastra, WD I Fakuktas FE, WD III FKIK, WD III Fakultas Hukum serta diikuti oleh 150 peserta.Narasumber I Gusti Agus Andiyasa, SE., MM. (Supervisor PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan) dan Ni Nyoman Citasti (Branch Manager BNI Seuritie Cabang Denpasar) dan dimoderatori oleh Direktur GalerinInvestasi Unwar (I Made Artawan , SE., MM)
Direktur Galeri mengatakan keberadaan galeri investasi Universitas Warmadewa itu titik awalnya mulai tahun 2013 bahwa pemerintah pada saat itu melalui PT. Bursa Efek Indonesia menggalakkan dan mensosialisasikan betapa pentingnya masyarakat kita diajak untuk berinvestasi. Ketika itu masyarakat kita mengenal investasi hanya di sektor perbankan, hanya mengenal investasi di tanah, hanya mengenal investasi di properti, di emas tetapi masyarakat kita pada waktu itu belum tau banyak bahwa ada investasi-investasi lain yaitu investasi di saham, investasi di obligasi. Maka dari itu untuk mensosialisasikan bagaimana pentingnya investasi di saham melalui PT. Bursa Efek Indonesia maka pemerintah menggandeng perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tiga perguruan tinggi di Bali dipilih oleh pemerintah melalui PT. Bursa Efek Indonesia yaitu adalah Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati dan Politeknik Universitas Udayana. Dan kemudian hal itu di sambut baik oleh Rektor Unwar pada waktu itu, sehinggga diciptakanlah tiga kerjasama , kerjasama antara Universitas Warmadewa dengan PT. Bursa Efek Indonesia, kerjasama Universitas Warmadewa dengan PT. BNI Seuritie . Jadi tempat untuk melakukan investasi itu ada di PT. Bursa Efek Indonesia dan yang menyediakan sistem untuk melakukan perdagangan saham itu adalah dari PT. BNI Seuritie.
Wakil Rektor I mengatakan saya harapkan dengan seminar ini mahasiswa bisa berinvestasi. Kalau kita lihat investasi itu bisa berupa barang dan berupa jasa. Tema pada hari ini investasi itu lebih banyak bermain angka-angka sehingga bisa saja kalian yg sudah berinvestasi di bidang saham ini masih tercatat sebagai penggangguran padahal penghasilannya sudah banyak. Saya juga berharap kepada adik-adik sebagai alumni Warmadewa, tidak hanya menguasai interpersonal skill tetapi yg lebih penting adalah soft skill karena keberhasilan seseorang igu sangat ditentukan oleh softskill. Keimanan penting tetapi harus diimbangin dengan keterampilan daripada emosi itu. Harapan daripada Kementerian Ristek juga bahwa lulusan perguruan tinggi tidak hanya sebagai job second tetapi ingin melahirkan job creater yg menjadi penjaring lapangan kerja. Sebenarnya pada semua program studi sudah diberikan mata kukiah yang nanti pada learning outcome nya adalah untuk enterpreneur, sehingga lulusan mempunyai kepercayaan yg tinggi setelah mereka itu menjadi outcome.