Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN MPR RI

Kamis, 26 Juli 2018

Card image

Unitas Pasemetonan Mahasisya Hindu Darma (PMHD) Universitas Warmadewa bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Warmadewa menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "4 Pilar Kebangsaan dalam Penanganan Kebencanaan" pada Senin, 21 Juli 2018 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama.
 
Acara dihadiri oleh Rektor, WD III FKIK, WD III FT, WD III Fisip, Ka. Bappsik, Ka. Baak, Pejabat Struktural Dan Dosen di lingkungan Unwar, Pembina PMHD, Ketua DPK Peradah Indonesia Denpasar, KMHDI Bali, KMHDI PC Denpasar, Ketua Aliansi Pemuda Hindu Bali, Ketua BEM IHDN, Ketua DPM Dan Presiden BEM Unwar, para Unitas di lingkungan Unwar Dan undangan lainnya.
 
Narasumber Dra. I Gusti Agung Putri Astrid. M.A (Anggota Komisi VIII DPR RI) dan I Gede Pawana (Ketua Pasemetonan Jagabaya Gunung Agung) dimoderatori oleh I Putu Eka Mahardika, S.Ip (Alumni Fisip Unwar) dan A.A.A. Ngr Sumitha Ganjali (Mahasiswi Fisip Unwar).
 
Ketua Panitia Putra Sudarsana mengatakan sebagaimana diketahui negara Indonesia secara alamiah mengalami suatu pergeseran atau perubahan yang signifikan dari semua sendi kehidupan sehingga harus segera ditanggapi dan dipertimbangkan guna memperkuat suasana kehidupan bermasyarakat dan bernegara dalam menyongsong era yang semakin modern, sehingga mereka selaku mahasiswa sudah sepantasnya mempertahankan komitmen seluruh komponen bangsa agar melaksanakan kehidupan berbangsa, bernegara dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dalam rangka mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur serta demi terciptanya rasa kebangsaan, kerukunan dan keharmonisan antar masyarakat Indonesia.
 
Ketua Umum PMHD Unwar I Wayan Sastrawan mengatakan acara ini diselenggarakan atas kerjasama MPR RI yang dalam kesempatan ini hadir Ibu Gungtri selaku pembicara dan bersama BEM Unwar dan juga PMHD Unwar menyelenggarakan acara Seminar Nasional pada hari Senin dan dilanjutkan pada hari ini yaitu Talkshow yang dikemas dengan talkshow interaktif nanti antara narasumber dan juga audiens agar ikut berpartisipasi bagaimana Sosialisasi dari MPR RI ini tentang 4 Pilar Kebangsaan dan khususnya penanganan terhadap bencana. "Terimakasih kepada hadirin yang sudah menyempatkan hadir pada hari ini semoga nanti kita membahas bagaimana penanganan kebencanaan yang ada di Bali khususnya karena pada akhir sosialisasi ini akan diadakan deklarasi oleh perwakilan mahasiswa Unwar untuk menjadi mahasiswa yang tanggap akan bencana. Dalam kesempatan ini juga hadir Ketua Pasemetonan Jagabaya Gunung Agung yaitu Bapak Gede Pawana yang nanti akan kita kupas bersama dengan moderator dari mahasiswi Unwar dan juga dari Alumni Unwar. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya dari MPR RI juga suport dari Yayasan dan Rektorat. Dengan wakti 4 hari saja kita berhasil menyelenggarakan acara ini, acara yang sangat luar biasa sekali, ini membuktikan bahwa kita mahasiswa harus siap walaupun diberikan jangka waktu yang sangat sedikit kita harus siap. Yang pertama kuncinya harus berani karena kami di PMHD dididik oleh pembina kami, yang penting berani, bisa tidak bisa yang terpenting adalah berani tampil dan berani untuk melakukan sesuatu, itulah pesan dari pembina yang melekat pada organisasi ini dari PMHD dan juga BEM Unwar", pungkasnya.
 
Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E. Sp.parK. mengatakan paham yang pada intinya ingin memecah belah bangsa ini yang lazim disebut sebagai paham radikalisme itu mungkin sudah tumbuh lama dan mungkin disinyalir paham radikalisme di kalangan mahasiswa itu sudah sangat mengkhawatirkan dan bahkan disinyalir pula paham radikalisme sudah masuk ke Universitas Warmadewa. "Jadi oleh karena itu saya mengajak seluruh mahasiswa untuk benar-benar berhati-hati bahwa disamping kita barangkali sudah ada mahasiswa yang menyebarluaskan paham radikalisme. Dan oleh karena itu sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini menjadi sangat strategis karena masuknya paham radikalisme tidak lain karena nasionalisme dan kebangsaan di kalangan kita ini sudah mulai menurun. Dalam kondisi yang seperti itulah paham-paham pemecah belah bangsa yang ingin mengganti paham dasar negara kita harus benar-benar kita awasi dengan sebaik mungkin. Saya sangat yakin bahwa sosialisasi dengan strategi talkshow ini yang judulnya Sosialisasi 4 Pilar, learning strateginya, learning metodenya adalah talkshow. Saya berharap adik-adik mahasiswa benar-benar memanfaatkan waktu ini dengan sebaik mungkin sehingga selesai talkshow nanti setelah kalian keluar dari ruangan ini sudah mulai memiliki pengetahuan yang lebih tentang 4 Pilar Kebangsaan itu. Dengan pengetahuan yang lebih ini saya berharap kalian lebih bisa menghayati, hanya dengan cara seperti itu ada jaminan bahwa kalian bisa melaksanakan dengan 4 Pilar Kebangsaan, dan dengan demikian empati kalian terhadap kebencanaan pasti akan meningkat. Jadi saya pikir sosialisasi ini benar-benar relevan dengan kondisi kita sekarang, kondisi pulau Bali masyarakat Bali yang sedang mengalami kebencanaan gunung agung", jelasnya.
 
Humas Bappsik Melaporkan