Terus Melestarikan Budaya Bali PMHD gelar Gebyar PMHD ke-XI
Selasa, 25 September 2018
Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Universitas Warmadewa menyelenggarakan Pembukaan Gebyar PMHD ke-XI dengan tema "Satya Amangun Budaya" pada Jumat, 21 September 2018 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar. Acara dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali dengan simbolis pemukulan Gong, dihadiri para Pembina PMHD, Ketua Widya Sabha, para Juri Lomba serta peserta lomba Gebyar PMHD.
Bentuk kegiatan dari Gebyar PMHD Ke-XI Tahun 2018 adalah Art Festival atau Festival Kesenian dan Budaya Bali, dimana festival ini terdiri dari berbagai lomba kesenian dan budaya Bali. Adapun kategori lomba – lomba seni dan budaya Bali adalah:
1. KATEGORI TK SE-BALI : Lomba Mewarnai
2. KATEGORI SD SE-BALI : Lomba Gender Wayang Berpasangan dan Lomba Mewarnai
3. KATEGORI SMP SE-BALI : Lomba Gender Wayang Berpasangan dan Lomba Karaoke Lagu Pop Bali
4. KATEGORI SMA/SMK SE-BALI :
Lomba Karaoke Lagu Pop Bali, Lomba Dharma Wacana, Lomba Nyurat Lontar Aksara Bali dan Ngewacen Sloka Berpasangan Kategori Putra dan Putri
5. KATEGORI MAHASISWA & UMUM SE-BALI: Lomba Tari Jauk Manis dan Makendang Tunggal
Ketua PMHD I Wayan Sastrawan Gebyar PMHD XI mengatakan ini bertemakan Satya Amangun Budaya itu artinya setia membangun warisan budaya ini latar belakang kami untuk mengangkat generasi muda agar tetap setia dengan kebudayaan di Bali karena gempuran globalisasi yang membuat budaya luar gampang masuk ke Bali dan filternya adalah budaya yang menjadi landasan untuk membentengi budaya dari luar.
Pembina PMHD Unwar Drs. Dewa Putu Sumantra pada kesempatan yang sama mengatakan dengan diadakannya Gebyar PMHD ini kita sesungguhnya sedang mendidik mereka untuk memanage sesuatu dalam arti bukan hanya sebagai penyelenggara saja tetapi juga mengembangkan potensi yang luar biasa yg ada di PMHD ini. Harapannya kedepan PMHD tetap melestarikan, menjaga budaya kita apalagi dijaman sekarang generasi milenial ini perlu sekali budaya itu dipertahankan untuk memperkuat diri kita sendiri menghadapi persaingan global yang ada.
Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali Dewa Putu Beratha mengatakan kegiatan ini membantu pemerintah propinsi Bali dalam rangka melestarikan, mengembangkan dan membina seni budaya Bali. Sebagaimana yang menjadi tujuan daripada pembangunan pendidikan kita tidak hanya mencerdaskan, membangun intelektual tetapi juga bagaimana kita membangun jati diri dan karakter. Gebyar PMHD yang melibatkan anak TK sampai perguruan tinggi ini saplah satu upaya untuk menguatkan dan membangun karakter dan jati diri masyarakat Bali, sehingga dengan memahami kesenian yang mereka miliki akan memiliki kebanggaan bahwa mereka sadar kita di Bali memiliki seni budaya yang adiluhung yang membuat kita menjadi sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berakhir untuk kali ini tetapi juga dapat berlangsung pada tahun-tahun selanjutnya karena seni dan budaya itu adalah sesuatu yang terus berubah dan berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Kedepan tidak hanya bersifat lokal kalau bisa mungkin tidak hanya seni-seni tradisi tetapi juga seni-seni yang bisa memberikan keceriaan, kekinian dan bisa mengadopsi teknologi sehingga kesenian kita bisa terus maju, tidak ketinggalan dan bisa sejajar dengan daerah lainnya.