Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Universitas Warmadewa menyelenggarakan Sosialisasi Pencanangan 1000 Sarjana Kewirausahaan dan Hilirisasi Hasil Inovasi PT Dari Menristekdikti

Selasa, 21 Maret 2017

Card image

Universitas Warmadewa menyelenggarakan Sosialisasi Pencanangan 1000 Sarjana Kewirausahaan dan Hilirisasi Hasil Inovasi PT Dari Menristekdikti Serta Program Pendampingan Mahasiswa Sarjana Kewirausahaan pada Selasa, 21 Maret 2017 di Ruang Sri Kesari Mandapa Unwar. Acara dihadiri oleh Ketua Yayasan Kesehahteraan KORPRI Propinsi Bali, Rektor Unwar, Wakil Rektor II Unwar, Para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Unwar, Pejabat Struktural dan mahasiswa.

Narasumber dari Inkubator Bisnis Unwar dengan materi Sosialisasi Program Hilirisasi Inovasi PT, Menristek Dikti. Narasumber dari Presdir PT. Cakap Jakarta dengan materi Pencanangan 1000 Sarjana Kewirausahaan. Narasumber Prof. Dan Fellner dengan materi Globalisation : It's Transformation Into International Business Practice. Rektor Unwar mengatakan berbicara tentang kewirausahaan untuk entrepreneurship itu saya kira menjadi topik yg sangat hangat kalau boleh saya katakan salah satu trending topik yg dibicarakan dimana-mana, kenapa demikian karena memang suatu negara itu disebut negara yg kuat apabila di dalam negara itu paling tidak ada 2% entrepreneur. Di Asean comunity barangkali entrepreneur di Indonesia itu masih jauh kalah dibandingkan dengan Singapura, Malaysia, maupun Thailand. Saya bca tadi malam data yg dikemukakan oleh Menkop UKM pada tahun 2015 dinyatakan bahwa proporsi entrepreneur di Indonesia sudah mencapai 1,65% sementara pada saat yg sama Singapura sudah 7%, Malaysia kalau tidak salah sudah mencapai 5%, Thailand 3% tetapi barusan saya dengan dari Presdir PT. Cakap Jakarta bahwa data tentang entrepreneur di Indonesia masih banyak controversial. Sesungguhnya sskarang ini Indonesia sudah mencapai angka 3,6% jadi saya kira perkembangannya cukup pesat tetapi kita ingin jangan sampai kalah dengan negara-negara Asean. Oleh karena itu saya kira pertemuan hari ini dengan para experts yg benar-benar ahli dibidangnya akan memberikan informasi kepada kita bagaimana membangun dunia usaha atau entrepreneur di kalangan mahasiswa, untuk itu saya berharap kegiatan ini akan dapat menghasilkan sesuatu, kalau mungkin semacam rekomendasi yg dapat kita pakai sebagai model di dalam mengembangkan entrepreneur di kalangan mahasiswa khususnya di Universitaa Warmadewa.

Ketua Yayasan dalam sambutannya mengatakan dari tema ini ada 2 hal yang nanti bisa kita diskusikan dalam forum yg sangat baik ini. Yang pertama kita perlu membentuk mahasiswa yg berkarakter. Ini program berat kita di Indonesia saya lihat, karena kalau saya bandingkan dengan di Malaysia disana ternyata antara Perguruan Tinggi dengan dunia industri itu sudah nyambung. Jadi di Perguruan Tinggi tidak kesulitan untuk mencari dana riset karena dunia industri menyiapkan itu, hal yang sama duni industri tidak kesulitan untuk mencari hasil-hasil riset karena Perguruan Tinggi menyiapkan itu. Yang kedua, mulai tahun 1986 dua tahun setelah berdirinya Warmadewa dan kita mengembangkan apa yang kita sebut dengan Sarjana Plus. Jadi mahasiswa harus diproduksi Sarjana plus, jadi konsep Sarjana Plus itu sebenarnya Plus-nya itu adalah technical skill yang harus kita persiapkan kepada mahasiswa, sehingga mahasiswa yg nanti keluar dari kampus ini membawa gelar sarjana keluarnya tidak menurun tapi menengadah , dia mempunyai rasa percaya diri, dia tidak bingung ketika membawa ijasah sarjana karena dia sudah dipersiapkan kompetensi  sesuai dengan kemampuan yg dia miliki. Sarjana plus yg kita siapkan ini sudah berjalan belum lagi kita sudah membuat inkubator bisnis di kampus ini , mudah-mudahan inkubator bisnis ini bisa menjadi embrio tumbuhnya entrepreneur-entrepreneur di kampus ini, tidak hanya mahasiswa tapi dosen-dosen juga perlu mendapatkan pengetahuan pemahaman dan praktek-praktek tentang bagaimana kewirausahaan itu harus kita bangun. Dengan potensi seperti itu kehadiran para narasumber saya harapkan nanti bisa memberikan vibrasi positif bagi tumbuhnya entrepreneur muda di kampus ini dan berkembang.