Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Unwar Gelar Bimtek

Sabtu, 25 Februari 2017

Card image

Tingkatkan Kualitas Mutu Pendidikan dan Akreditasi Institusi Unwar Gelar Bimtek "Strategi Penguatan dan Implementasi SPMI serta Penyiapan Borang Akreditasi Menuju Predikat Unggul"

GUNA meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan akreditasi institusi yang unggul, Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengi-sian borang akreditasi dengan tema "Strategi Penguatan dan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Penyiapan Borang Akreditasi Menuju Prdikat Unggul' di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa, Kamis (23/2) kemarin. Bimtek dibuka Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Par.K. Hadir tiga pembicara yaitu Koordinator. Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. I Nengah Dasi Astawa, Dr. Syahrul Aminullah (Strategi Penguatan dan Implematasi SPMI Menuju Predikat Unggul) dan Prof. Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan, M.S. (Teknik Penyiapan Borang Akreditasi Prodi/Institusi Menuju  Predikat Unggul), serta seluruh civitas akademika Unwar. Dewa Putu Widjana mengata-kan Unwar merupakan salah satu dari tiga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dipilih oleh Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra untuk meningkatkan SPMI menuju akreditasi A. Bimtek pengisian borang akreditasi ini digelar untuk meningkatkan wawasan para dosen tentang pentingnya kalitas institusi. Apalagi kualitas mutu pendidikan dan institusi tidak bisa dilepaskan clari SPMI untuk menuju SPME (Sistem Penjaminan Mutu Eksterna yang salah satunya adalah peningkatan nilai akreditasi. "Kalau internal sudah bagus saya pikir sistem penjaminan mutu eksternal juga akan bugas," ujarnya. Rektor Unwar berharap dengan kegiatan bimtek ini semua prodi di Unwar siap melaksanakan

SPMI dengan semangat. Apalagi, Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra sebagai penguasa PTS semangat mendukung dengan berbagai fasilitas untuk bisa mencapai akreditasi dengan nilai A. "Sampai saat ini belum ada yang terakreditasi A. Jangankan A, B saja baru enam dari 176 PTS yang ada di bawah Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra," imbuhnya. Nengah Dasi Astawa mengaku sangat senang Unwar konsis-ten mengadakan dan mengikuti Bimtek SPMI. Dijelaskannya, SPMI merupakan suatu indikator yang paling up-to-date' untuk mengukur sebuah Perguruan Tinggi (PT) untuk bisa membuat akreditasi sesuai Permen 44 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Dikti. Semakin banyak PT membuat standar dan bisa langsung melaksanakannya, maka PT itu semakin berkualitas. SPMI yang bagus juga bisa menjadi titik awal kebangkitan untuk menjadi PT yang berbasis manajemen mutu. Apalagi SPMI nantinya bisa menjadi, acuan membangun SPME yang dapat dipergunakan untuk akreditasi institusi yang awalnya di tingkat prodi. "Saya sangat concern mendorong PT bermutu. Masyarakat terutama anak muda sekarang memilih PT melihat tiga indikator, yaitu infrastruktur secara visual, ramah teknologi dan akreditasinya. Apabila sudah me-menuhi tiga indikator tersebut, saya yakin PT tidak perlu promosi lagi;Pasti masyarakat atau anak muda datang memilihnya. Ujung-ujungnya kembali lagi ke SPMI," ungkapnya. (ad2017)