Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Unwar Lepas 571 Mahasiswa KKN-PPM Reguler VIII di 22 Desa di Bali

Kamis, 28 Juli 2022

Card image

Universitas Warmadewa melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) kembali menerjunkan mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di tahun 2022 ini. Kali ini, sebanyak 571 mahasiswa dari seluruh fakultas yang ada di lingkungan Unwar disebar di 22 desa pada 5 kabupaten/kota di Bali. KKN-PPM Reguler VII ini mengusung tema “Optimasi Pembangunan Berkelanjutan Guna Meningkatkan Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat”. Mahasiswa KKN-PPM yang dilepas secara langsung oleh Rektor Unwar di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Kamis (28/7/22) berkegiatan selama sebulan penuh, dari tanggal 1 hingga 31 Agustus 2022.

Kepala LPM Unwar, Prof. Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, SH.,M.Hum.,MH., mengatakan tema KKN-PPM kali ini diturunkan dari tipologi SDGs 1 dan 2 dari 8 tipologi SDGs. Tipologi 1 yaitu desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, dan tipologi 2 yaitu desa ekonomi tumbuh merata. Tema ini sesuai dengan pernyataan Presiden Jokowi yang menyatakan bahwa Indonesia bebas miskin pada tahun 2024 sehingga, KKN-PPM kali ini sangat relevan dengan konteks pemberdayaan SDGs. Apalagi, tema KKN-PPM ini telah diterjemahkan dalam program studi masing-masing dalam bentuk program kerja disetiap kelompok yang telah dibentuk oleh tim. Dimana, sebanyak 571 mahasiswa akan disebar di 22 desa pada 5 kabupaten/kota di Bali. Setiap kelompok terdiri dari minimal 20 orang mahasiswa.

Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.ParK., mengatakan bahwa program KKN-PPM ini bertujuan untuk meningkatkan softskill mahasiswa di tengah masyarakat sebab banyak hal yang bisa dilakukan di tengah masyarakat melalui program kerjanya. Tujuan utama dari KKN-PPM ini yaitu agar mahasiswa bisa membantu dan memberdayakan, serta memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat dan hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat setempat. Melalui KKN-PPM ini diharapkan mahasiswa mampu berkomunikasi dengan baik sehingga bisa menggerakkan masyarakat untuk ikut bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada .“Saya berharap kegiatan KKN-PPM kali ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal, karena masukan dari beberapa kepala desa yang saya kunjungi, semuanya mengatakan sangat memerlukan mahasiswa KKN, bahkan mereka usulkan agar kegiatan KKN dilangsungkan selama 6 bulan, tetapi karena aturannya belum mengijinkan, maka hanya satu bulan. Tetapi kami akan membuat program KKN-PPM secara berkelanjutan di suatu daerah,” ujarnya.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., berpesan agar mahasiwa  KKN-PPM mampu berinteraksi dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Apalagi, bulan Agustus merupakan bulan Kemerdekaan RI maka akan ada banyak kegiatan di desa untuk menyambut perayaan Kemerdekaan RI sehingga kehadiran mahasiswa sangat dibutuhkan. Di samping juga ada pesan-pesan khusus tentang program kerja KKN-PPM yang harus dilakukan. Selain itu, pihaknya juga berpesan agar mahasiswa KKN-PPM mampu menerapkan spiritual leadership. Bagaimana mengkolaborasi antara kegiatan-kegiatan spiritual dengan kegiatan formal administratif yang selalu ada dan tidak bisa dipisahkan di tengah masyarakat.