Unwar Sebar 2.077 Mahasiswa KKN-PPM di 89 Desa Pada 5 Kabupaten/Kota di Bali
Selasa, 31 Januari 2023
Universitas Warmadewa melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) menerjunkan mahasiswa pada program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) tahun 2023. Pada periode ini, sebanyak 2.077 mahasiswa dari seluruh fakultas disebar di 89 Desa di 5 kabupaten/kota di Bali. Mahasiswa KKN-PPM dilepas secara langsung oleh Rektor Unwar di areal kampus pada Selasa (31/1/23). Program KKN-PPM yang mengusung tema “Optimasi Potensi Desa Melalui Pemberdayaan Masyarakat Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Desa” ini akan berlangsung selama sebulan penuh dari tanggal 1 Februari hingga 3 Maret 2023.
Kepala LPM Unwar, Prof. Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, SH., M.Hum.,MH., mengatakan bahwa sebanyak 2.077 mahasiswa KKN-PPM telah disebar di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Bangli. Setiap kelompok di masing-masing desa terdiri dari 18 hingga 28 orang mahasiswa. Masing-masing mahasiswa di kelompok tertentu diharapkan bisa bekerjasama dengan baik bersama mitra untuk melaksanakan prinsip KKN-PPM Unwar yaitu co-creation (mahasiswa harus berkreasi dalam membuat program kerja bersama mitra), co-founding (antara mahasiswa dan mitra menyiapkan dana), co-benefit (mahasiswa dan mitra saling menguntungkan), dan continuitas (program KKN-PPM Unwar berkelanjutan). “Kami berharap mahasiswa KKN-PPM mampu memberdayakan masyarakat desa dan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di desa sehingga bisa memajukan serta mensejahterakan masyarakat desa,” ujarnya.
Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.ParK., berharap pelaksanaan KKN-PPM Unwar bisa berjalan dengan baik di setiap desa di 5 kabupaten/kota di Bali selama sebulan penuh dengan hasil yang memuaskan oleh karena itu mahasiswa KKN-PPM Unwar diminta agar mengerjakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya dengan hasil yang bermanfaat. Terutama bagaimana mereka mampu membantu mempercepat pembangunan di desa terutama untuk meningkatkan ketahanan pangan desa sehingga pengalaman berharga tersebut bisa bermanfaat bagi mahasiswa dimanapun mereka bekerja nanti. Yang tak kalah penting, mahasiswa KKN-PPM harus mampu menjalin kerjasama dengan baik dengan perangkat desa.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan bahwa program KKN-PPM merupakan bentuk implementasi teori-teori yang dipelajari di bangku kuliah untuk dipraktekkan di desa. Apalagi, KKN-PPM ini sangat cocok dengan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Yayasan akan terus mendorong Unwar agar KKN-PPM terus dikembangkan secara masif dan terstruktur sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurut Wisnumurti terdapat 3 aspek yang bisa dilakukan mahasiswa KKN-PPM Unwar sesuai dengan visi dan misi Unwar. Pertama, bagaimana KKN-PPM bisa membantu masyarakat dalam hal menjaga lingkungan. Kedua, membantu pertumbuhan ekonomi karakyatan di desa dengan sentuhan teknologi. Ketiga, berkaitan dengan tata kelola pemerintahan di desa. “Harapan saya dengan 3 program utama ini, kehadiran mahasiswa KKN-PPM Universitas Warmadewa akan bisa membantu pengembangan masyarakat di desa,”pungkasnya. [pp]
Jumat, 29 Agustus 2025
PKKMB Unwar 2025/2026 Resmi Dibuka, 3.514 Mahasiswa Baru Bergabung
Minggu, 31 Agustus 2025
Unwar Gelar PKKMB Reguler B, Fasilitasi Kuliah untuk Masyarakat yang Sudah Bekerja
Sabtu, 30 Agustus 2025
Unwar Gelar Workshop Penilaian Berbasis CPL untuk Dukung Kurikulum OBE
Kamis, 28 Agustus 2025
FH Unwar Gelar Semnas Reformasi KUHP Bersama Akademisi dan Praktisi Hukum
Kamis, 28 Agustus 2025