Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Unwar Sosialisasikan Arah Riset dan Pusat Studi

Selasa, 25 Januari 2022

Card image

Warmadewa Research Centre (WaRC) menyelenggarakan Sosialisasi Arah Riset dan Pusat Studi Universitas Warmadewa dengan mendatangkan guest lecturer seorang peneliti dan dosen Fisipol Universitas Gadjah Mada. Kegiatan yang juga hadir sebagai narasumber yakni Ketua Warmadewa International Affairs Drs. I Ketut Putra Erawan, MA.,Ph.D., Direktur WaRC I Nyoman Gede Maha Putra, ST., M.Sc., Ph.D., dan Kepala Lemlit Unwar Prof. Dr. I Made Suwitra, SH.,MH diselenggarakan di Ruang Guna Priya Dharmapatni Mandapa Selasa (25/1/2).

Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.ParK., mengatakan sebagai pimpinan universitas menyambut baik acara tersebut. Hal tersebut karena tujuan dari sosialisasi ini agar para dosen dapat memahami dengan baik arah penelitian di Unwar. Saat ini Unwar menerapkan Education Based Research dikarenkan hal tersebut merupakan tanggung jawab institusi dalam rangka untuk mengintegrasikan kegiatan penelitian ke dalam pendidikan. Lebih lanjut dikatakan hal tersebut bukan hanya penelitian saja tetapi juga pengabdian kepada masyarakat. “arah penelitian yang kita formulasikan saat ini adalah dalam rangka menjawab perubahan yang begitu pesat baik faktor internal maupun eksternal tak lain untuk mendukung penelitian-penelitian yang kita arahkan itu, maka kepentingan untuk mengembangkan pusat studi yang relefan menjadi hal yang krusial” paparnya.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa suatu perubahan yang terjadi saat ini Dunia bahkan sebagian besar disebabkan oleh hasil hasil-hasil research para peneliti. Bahkan dunia usaha atau industri selalu menggunakan hasil research untuk mengembangkan usahanya sehingga lebih predictable. Menurutnya Unwar sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia Timur mestinya harus memiliki kualifikasi peneliti-peneliti handal yang nanti bisa menghadirkan karya-karya yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. [cw]