Universitas Warmadewa

Jl. Terompong No.24, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80239

Call:0361-223858

[email protected]

Unwar Teken MoU dengan PT Life Long Learning Bekali Lulusan dengan Sertifikasi Internasional

Senin, 05 Desember 2016

Card image

KINI lulusan Unwar selain dibekali dengan ijazah juga dibekali dengan sertifikat internasional. Untuk itu, Unwar meneken MoU dengan PT Life Long Learning dari Jakarta untuk membekali lulusannya dengan sertifikat internasional, Sabtu (3/12). Naskah kerja sama ditandatangani oleh Rektor Unwar diwakili WR I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. dengan Direktur PT Life Long Learning Agus Setiawan, M.M. Usai penandatanganan MoU dilanjutkan dengan kuliah umum tentang pentingnya sertifikasi internasional dalam dunia kerja. Nyoman Kaca mengungkapkan, kerja sama dengan PT Life Long Learning selain untuk memberi gambaran soal profil lulusan Unwar juga memberi gambaran keunggulan tambahan lulusan Unwar kepada stakeholder. Dengan demikian, lulusan Unwar makin percaya diri (pede) dan memuaskan pengguna lulusan alias dunia kerja. Dengan demilkian, lulusan PT saat ini tak hanya berbekalkan ijazah dan nilai transkrip, namun juga program keahlian tambahan yang linier dengan profesinya. Makanya, mereka selain diuji oleh lembaga sertifikasi profesi juga dibekali sertifikat pendamping ijazah. Ditanya program kerja sama ini berbasiskan IT, Nyoman Kaca menilai itu semua pas dengan semua mahasiswa di semua prodi di Unwar. Dia menegaskan, tak akan ada biaya tambahan atas kerja sama ini karena ini bagian dari inti kurikulum

Unwar. Dia menambahkan, sertifikasi alias (SKPI) ini adalah diploma suplemen bukan pengganti ijazah. Jangan sampai apa yang ditulis di SKPI tidak bisa ditunjuki dan oleh lulusan Unwar. Sementara itu, Agus Setiawan mengungkapkan, PT Life Long Learning menyasar kerja sama dalam bentuk pemberian sertifikasi internsional bagi mahasiswa dan program pengembangan bagi para dosen Unwar. Dia menawarkan 60 persen program berbasiskan IT, sisanya program lain disesuaikan dengan keahlian. Makanya, dia mengatakan, untuk jurusan tertentu pas dengan program IT, sedangkan yang lain disesuaikan dengan program pengembangan lainnya. Misalnya untuk FE dikernbangkan program Microsof word, excel, dan lain-lain. Dia menjamin bahwa sertifikasi internasional ini dilakukan secara objektif. Mereka yang benar-benar tak memenuhi standar kualifikasi internasional tetap digugurkan alias tak mendapatkan sertifikat. Sedangkan yang lulus sertifikasinya diakui dunia internasional.

Dia mencontohkan untuk mahasiswa dalam bidang microsof, sertifikatnya langsung diteken direktur Microsof Word internasional. Dengan demikian, program ini setara dengan program sejenis di luar negeri. Bagi dia, sertifikasi ini akan mengantarkan mahasiswa dan lulusan Unwar untuk bersaing di dunia kerja internasional. Dia mengakui, kerja sama sudah dilakukan dengan berbagai sekolah dan kampus di Bali. Tujuannya untuk mempersiapkan SDM Bali yang go international. Apalagi, saat ini ada ketentuan wajib soal Surat Keterangan Pendamping Ijazah. (ad240)

Bali Post Senin Wage, 5 Desember 2016